FaduliNews, Ternate – Pagi Kota Ternate, Senin (4/8), tampak lebih berwarna dari biasanya. Di tengah rutinitas masyarakat yang padat, hadir sosok-sosok Polisi Wanita (Polwan) Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku Utara yang tak sekadar mengatur lalu lintas, tetapi juga menyapa pengguna jalan dengan edukasi keselamatan berkendara. Bahkan, para Polwan membagikan bendera Merah Putih kepada pengendara dan pejalan kaki sebagai simbol semangat nasionalisme menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia.
Kegiatan Patroli Presisi dan Strong Point Pagi ini berlangsung di sejumlah titik strategis, seperti simpang Kantor Pajak dan ruas-ruas utama kota. Lebih dari sekadar rutinitas pengaturan lalu lintas, giat ini menegaskan kehadiran negara yang humanis dan edukatif di ruang publik.
Pendekatan Humanis di Jalan Raya
“Ini bagian dari pendekatan humanis Polri. Edukasi langsung seperti ini diharapkan mampu membangun kesadaran tertib berlalu lintas tanpa harus menunggu penindakan,” ujar salah satu personel Polwan yang terlibat dalam kegiatan.
Imbauan disampaikan dengan senyum ramah. Pengendara diajak mengenakan helm, memasang sabuk pengaman, hingga menjaga etika berkendara di jalan. Tak ada nada represif—yang ada adalah ajakan dan penguatan kesadaran bersama.
Merah Putih di Ujung Jalan
Momen pembagian bendera kecil Merah Putih menjadi penanda yang tak bisa diabaikan. Bendera dibagikan bukan hanya sebagai simbol, tapi sebagai pengingat: bahwa keselamatan di jalan juga bagian dari bela negara.
Aksi ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengendara tersenyum sembari menyelipkan bendera kecil di spion kendaraannya. Semangat kemerdekaan dan kesadaran tertib lalu lintas seakan berjalan beriringan.
Edukasi yang Mencegah, Bukan Menindas
Tujuan utama kegiatan ini adalah preventif dan edukatif. Sasaran langsungnya:
Mengurai potensi kemacetan dan pelanggaran di jam-jam sibuk,
Meningkatkan kesadaran penggunaan perlengkapan keselamatan,
Membangun koneksi emosional antara masyarakat dan aparat lalu lintas,
Menyemai semangat nasionalisme di ruang-ruang yang sering dilupakan: jalan raya.
Polwan di Garda Depan Pelayanan Publik
Direktorat Lalu Lintas Polda Malut melalui para Polwan terus menegaskan peran aktifnya dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman, santun, dan sadar hukum. Kegiatan ini tak sekadar program rutin, tapi menjadi bagian dari pengabdian menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Polwan bukan hanya wajah ramah Polri, tapi juga garda depan dalam misi edukasi dan perlindungan masyarakat,” tegas perwira pengendali giat pagi itu.
Dengan kegiatan semacam ini, Polri ingin hadir sebagai pelindung dan sahabat masyarakat. Di jalan raya, negara tak lagi hadir dalam bentuk tilang atau razia, melainkan lewat ajakan, edukasi, dan secarik bendera kecil yang mengingatkan kita semua: bahwa keselamatan adalah hak setiap warga negara(**)








