HALMAHERA TIMUR, Faduli1.com – Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) terus menunjukkan komitmennya dalam menjangkau masyarakat adat terpencil. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menyusuri kawasan hutan di Kecamatan Maba Utara untuk melakukan pendataan terhadap Suku KAT Tobelo Dalam atau yang lebih dikenal sebagai Suku Togutil, guna memastikan mereka memperoleh hak sipil dan akses layanan kesehatan.

Kegiatan pendataan tersebut dimulai pada Kamis, 2 Juli 2026 sekitar pukul 08.00 WIT, dengan melibatkan lima relawan Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Timur, termasuk salah satu tim media Faduli1.com. Mereka masuk ke kawasan hutan Halmahera Timur, tepatnya di wilayah Kecamatan Maba Utara, untuk mendata identitas warga Suku Togutil dalam rangka pengurusan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta kepesertaan BPJS Kesehatan.
Program ini merupakan gagasan langsung dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Timur, Ali Sodikin, S.Pd.I, dan dikawal oleh Kepala Bidang, Mini Thaib Djailani. Pendataan ini menjadi salah satu program penting Dinsos Haltim untuk memastikan masyarakat adat terpencil memperoleh hak yang sama seperti warga negara lainnya, khususnya dalam hal administrasi kependudukan dan jaminan kesehatan.
Pendataan dilakukan selama lima hari, sejak tim masuk hingga keluar dari kawasan hutan. Dalam proses tersebut, tim menyusuri sejumlah titik yang menjadi lokasi keberadaan warga Suku Togutil, yakni Hutan Dokot-Dokot, Hutan Pumlanga, Hutan Hayapot, hingga titik terakhir di Hutan Mabulan.
Di setiap titik, tim harus bermalam bersama warga setempat demi memastikan seluruh proses pendataan berjalan maksimal. Salah satu pendamping yang ikut dalam kegiatan tersebut mengaku pengalaman itu menjadi bagian penting dalam memahami kehidupan masyarakat adat yang hidup jauh dari akses layanan dasar.
“Setiap titik kami bermalam bersama mereka. Kami ikut merasakan langsung bagaimana kehidupan mereka di dalam hutan,” ujar salah satu pendamping yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Tim Faduli1.com Biro Halmahera Timur juga ikut mendampingi proses pendataan hingga bermalam di dalam hutan bersama rombongan dan masyarakat setempat. Kehadiran tim di lapangan sekaligus menjadi bagian dari upaya dokumentasi terhadap program kemanusiaan dan pelayanan sosial yang menyentuh langsung masyarakat di wilayah pedalaman.
Menurut tim di lapangan, kedatangan rombongan Dinsos Haltim disambut hangat oleh masyarakat Suku Togutil. Meski perjalanan yang ditempuh cukup berat dan melelahkan, sambutan ramah dari warga menjadi pengalaman tersendiri bagi para relawan.
“Mereka sangat senang dengan kedatangan kami. Walaupun perjalanan cukup melelahkan, kami disambut dengan ramah. Suku KAT sangat baik,” ungkap salah satu anggota tim.
Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Halmahera Timur berharap masyarakat Suku Togutil yang selama ini hidup di kawasan pedalaman hutan dapat segera memiliki dokumen kependudukan resmi, sehingga lebih mudah mengakses berbagai program pemerintah, termasuk layanan kesehatan melalui BPJS.
Reporter: Ahmadk
Editor: Faduli1.com









