Koalisi Anti Mafia BBM Kecam Dugaan Keterlibatan Kapolsek Gane Barat dalam Penimbunan Solar dan Pertalite

Spread the love

FaduliNews – Koalisi Anti Mafia BBM mengecam keras aksi penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diduga melibatkan langsung Kapolsek Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, di APMS Desa Pasipalele.(kamis/27/082025)

Aksi oknum penegak hukum yang justru menjadi pelaku utama pelanggaran hukum ini dinilai sebagai puncak penghinaan terhadap rakyat yang kesulitan memperoleh solar dan pertalite untuk kebutuhan sehari-hari.

banner 336x280

“Terduga Kapolsek yang seharusnya menjaga ketertiban dan melindungi masyarakat, justru menjadi aktor utama yang menggasak hak hidup rakyatnya sendiri demi memperkaya diri,” tegas Koalisi Anti Mafia BBM dalam pernyataannya.

Menurut koalisi, oknum tersebut diduga kuat membeking operasi APMS Pasipalele serta menjalankan bisnis minyak bersubsidi jenis solar dan pertalite yang kemudian disalurkan ke Desa Jibubu, Gane Dalam, dan Sekli.

Imam, salah satu anggota aliansi, menilai tindakan aparat penegak hukum ini merupakan bentuk nyata pengkhianatan terhadap kepercayaan publik (public trust) dan penyalahgunaan wewenang (abuse of power) yang sangat merugikan negara dan masyarakat kecil.

“Berdasarkan keterangan sejumlah pangkalan minyak di desa-desa tersebut, BBM yang masuk dari Kapolsek dan APMS Pasipalele dijual dengan harga yang tidak sesuai. Akibatnya, kebutuhan masyarakat tidak tersalurkan secara merata, sehingga keluhan terus menerus terjadi,” jelas Imam.

Koalisi menegaskan, kasus ini bukanlah fenomena yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari persoalan sistemik akibat lemahnya pengawasan internal di tubuh institusi penegak hukum.

Sementara itu, wartawan FaduliNews telah berupaya melakukan konfirmasi langsung lewat dia telepon dan watchap tukar pesan kepada Kapolsek Gane Barat terkait dugaan keterlibatan tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *