
Pembukaan event otomotif bergengsi itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Ny. Rahmawati Muhammad Sinen, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo bersama Ketua DWP Ny. Nuraen Ismail Dukomalamo.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam mendukung perkembangan olahraga otomotif sebagai wadah positif bagi generasi muda.
“Event ini bukan hanya ajang kompetisi para pembalap, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas di bidang otomotif,” ujar Muhammad Sinen.
Ia menambahkan, kegiatan otomotif juga memiliki dampak besar terhadap perekonomian daerah karena mampu menggerakkan pelaku UMKM lokal sekaligus mempromosikan Tidore Kepulauan sebagai destinasi sport tourism di Maluku Utara.
Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan itu juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan selama perlombaan berlangsung.
“Kepada seluruh peserta race, saya berharap selalu menjaga keselamatan dan mengikuti seluruh aturan yang telah ditetapkan panitia maupun penyelenggara, karena keselamatan adalah hal utama,” tegasnya.
Tak hanya itu, Muhammad Sinen juga berharap Sirkuit Selawaring mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi maupun pusat agar dapat dipersiapkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada tahun 2027 mendatang.
“Sanggup atau tidak sanggup, tahun 2027 Sirkuit Selawaring harus menjadi perhatian serius kita semua. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan siap melaksanakan Kejurnas di Selawaring,” katanya.
Sementara itu, Ketua IMI Provinsi Maluku Utara Jackson de Beving mengapresiasi pelaksanaan Wali Kota Racing Cup 2026 sebagai wadah positif bagi generasi muda dan pecinta otomotif.
Menurutnya, event balap resmi seperti ini sangat penting untuk menekan aksi balap liar di jalan raya sekaligus membangun budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.
“Event ini dibuat supaya teman-teman pecinta balap tidak lagi melakukan balapan di jalan raya, karena yang utama adalah bagaimana membangun budaya berlalu lintas yang positif dan aman,” ujarnya.
Jackson juga mengungkapkan bahwa event tersebut direncanakan akan digelar secara berseri bersama Kabupaten Halmahera Selatan.
“Setelah event di Tidore ini, rencananya akan dilanjutkan di Halmahera Selatan, dengan seri berikutnya nanti kembali digelar di Kota Tidore Kepulauan,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua IMI Kota Tidore Kepulauan sekaligus Ketua Panitia Abdul Gafur Maradjabessy menjelaskan bahwa pelaksanaan Wali Kota Racing Cup 2026 merupakan hasil kerja sama antara IMI Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, KONI, sejumlah OPD, dan para sponsor.
“Kami juga mendapat dukungan penuh, baik moril maupun materil, dari Dinas Pemuda dan Olahraga, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, serta para sponsor yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” katanya.
Menurut Abdul Gafur, event tersebut bukan sekadar ajang kompetisi balap motor, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet otomotif, peningkatan ekonomi masyarakat, serta promosi wisata daerah melalui keberadaan Sirkuit Selawaring.
Event Wali Kota Racing Cup 2026 diikuti peserta dari berbagai daerah, di antaranya Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan hingga sejumlah pembalap dari Pulau Jawa.
“Jumlah peserta sebanyak 56 dengan total starter mencapai 134 starter. Ini menunjukkan bahwa event balap motor di Tidore memiliki daya tarik dan potensi besar untuk terus dikembangkan,” ungkapnya.
Ia berharap Wali Kota Racing Cup dapat menjadi agenda resmi tahunan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sekaligus mendorong peningkatan sektor wisata dan UMKM masyarakat.
Selain itu, Abdul Gafur juga berharap adanya dukungan pemerintah untuk melengkapi fasilitas Sirkuit Selawaring agar lebih representatif dalam penyelenggaraan event otomotif berskala besar di masa mendatang.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun perkembangan olahraga otomotif di Kota Tidore Kepulauan,” tutupnya. (faduli)







