Dr. Graal Taliawo Dorong Kebijakan Strategis untuk Pertanian Maluku Utara dalam Rapat Bersama Kementan

Politik317 Views
Spread the love

FaduliNews.com-Ternate, Selasa/18 -Februari 2025 – Komite II DPD RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Pertanian (Kementan) di Ruang Sriwijaya Gedung B DPD RI. Rapat ini dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri, serta jajaran Kementan lainnya, bersama pimpinan dan anggota Komite II DPD RI.

Dalam pertemuan tersebut, Mentan Andi Amran Sulaiman memaparkan capaian kinerja Kementan selama periode 2020–2024 di berbagai daerah. Selain itu, ia juga membahas program kerja (Proker) Kementan tahun 2025 yang disusun dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran.

banner 336x280

Dr. R. Graal Taliawo, anggota DPD RI asal Maluku Utara, memberikan apresiasi terhadap kerja keras Kementan dalam mendorong sektor pertanian nasional. Menurutnya, sektor pertanian adalah pilar penting bagi keberlanjutan ekonomi Indonesia, terutama bagi Maluku Utara.

“Saya yakin bahwa pertanian adalah sumber daya alam (SDA) berkelanjutan yang potensinya luar biasa jika dimanfaatkan secara optimal,” ujar Dr. Graal dalam keterangannya kepada media.

Ia menekankan bahwa sinergi antara DPD RI dan Kementan sangat penting agar kebijakan pemerintah pusat lebih fokus dalam pemanfaatan dan pengembangan sektor pertanian, terutama bagi daerah-daerah yang memiliki potensi besar seperti Maluku Utara.

Isu Strategis Pertanian di Maluku Utara

Dr. Graal mengangkat beberapa isu krusial yang dihadapi sektor pertanian di Maluku Utara, di antaranya:

Penurunan Jumlah Petani dan Produksi Komoditas

Generasi muda cenderung enggan bertani dan lebih memilih bekerja di sektor lain seperti pertambangan.

Akibatnya, jumlah pekerja di sektor pertanian menurun, yang berdampak pada menurunnya produksi beberapa komoditas unggulan daerah.

Peralatan bertani masih sederhana, baik pada tahap pra maupun pasca panen.

Kebijakan Stimulus untuk Petani

Dr. Graal mendorong Kementan untuk memberikan beasiswa pendidikan formal dan nonformal bagi generasi muda di setiap desa yang ingin belajar ilmu pertanian.

Ia juga merekomendasikan peningkatan jumlah penyuluh pertanian dengan sistem kerja yang jelas dan dampak yang terukur bagi petani.

Program pembenihan dan peremajaan komoditas perlu ditingkatkan di setiap desa guna menjaga keberlanjutan produksi.

Hilirisasi dan Peningkatan Nilai Tambah Komoditas

Produksi kelapa, pala, dan cengkeh di Maluku Utara selama ini masih didominasi oleh bahan mentah atau setengah jadi.

Minimnya akses pasar dan keterbatasan keterampilan petani dalam mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah menjadi tantangan besar.

Dr. Graal mengusulkan program pelatihan dan pendampingan kepada koperasi tani untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam pengolahan hasil pertanian.

Penyediaan alat pengolahan sederhana serta penguatan UMKM berbasis komunitas juga menjadi bagian dari solusi yang ditawarkan.

Modernisasi Peralatan Pertanian

Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, perlu adanya dukungan alat dan teknologi pertanian yang lebih modern namun tetap terjangkau bagi petani.

Pemanfaatan mekanisasi pertanian yang disesuaikan dengan karakteristik geografis Maluku Utara akan membantu meningkatkan hasil produksi dan kualitas komoditas pertanian.

Komitmen Perjuangan di Senayan

Sebagai wakil daerah di DPD RI, Dr. Graal menegaskan bahwa ia akan terus mengawal kebijakan pertanian agar lebih berpihak kepada petani, khususnya di Maluku Utara.

“Saya berkomitmen untuk memastikan bahwa sektor pertanian tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Hilirisasi, pemberdayaan petani, serta modernisasi alat pertanian harus menjadi prioritas utama dalam kebijakan ke depan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah daerah, akademisi, hingga pelaku usaha, untuk turut serta dalam upaya pengembangan sektor pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Dengan dorongan kebijakan yang tepat serta dukungan dari semua pihak, Dr. Graal optimistis bahwa Maluku Utara dapat menjadi salah satu sentra pertanian dan perkebunan unggulan di Indonesia.(Ijul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *