Ayah Erik Resmikan Masjid Al-Mujahidin, Warga Rum Tumpah Ruah Penuhi Halaman Masjid

Spread the love

Tidore – FaduliNews | Malam Selasa (2/9/2025) menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Ribuan warga berbondong-bondong menghadiri peresmian Masjid Al-Mujahidin RW 02 RT 06, sebuah rumah ibadah yang dibangun melalui semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat setempat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, S.E. yang akrab disapa Ayah Erik, bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan tidak kurang dari 2.000 warga yang memenuhi halaman masjid hingga ke jalan utama.

banner 336x280

Lantunan Ayat Suci dan Laporan Panitia

Rangkaian acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Hati-hati Abdul Ghani, S.S.Y. Suasana hening dan khidmat menyelimuti hadirin. Dilanjutkan dengan laporan pembangunan oleh Ketua Panitia, Ahmad Yunus, S.Pd.I, yang menuturkan perjalanan panjang pembangunan masjid.

“Peletakan batu pertama dilakukan pada 11 Februari 2015 oleh Haji Ahmad Anwar. Hingga saat ini, dana yang terkumpul sebesar Rp3.263.750.000 dengan realisasi Rp3.271.300.000, menyisakan saldo Rp7.550.000. Semua ini lahir dari gotong royong masyarakat dan dukungan pemerintah,” ungkap Ahmad Yunus.

Panitia menyebut bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyumbang Rp325 juta, sedangkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan Rp40 juta dan Rp197 juta untuk penyelesaian lantai dua masjid. Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 85 persen, dengan sisa 15 persen untuk penyelesaian tempat wudhu perempuan dan sarana pendukung lainnya.

Pengukuhan Takmir Masjid

Dalam kesempatan yang sama, dibacakan Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan Nomor 156 Tahun 2025 tentang pengangkatan Badan Takmir Masjid Al-Mujahidin. Para pengurus baru diminta menjalankan tugas memakmurkan masjid, melaporkan kinerja secara berkala, dan menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan masyarakat.

SK ini ditetapkan di Tidore pada 25 Agustus 2025 dan ditandatangani Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, Ibrahim Muhammad.

Sambutan Wali Kota: Masjid Harus Jadi Pusat Persatuan

Dalam sambutannya, Ayah Erik menyampaikan rasa syukur dan bangga. Menurutnya, berdirinya Masjid Al-Mujahidin bukan hanya menjadi bukti nyata kerja keras panitia, tapi juga simbol persatuan masyarakat Rum.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pembangunan dan masyarakat Kelurahan Rum yang telah bekerja keras hingga masjid ini bisa kita resmikan malam ini. Semoga jerih payah dan pengorbanan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tutur Ayah Erik.

Beliau juga menyinggung capaian Kelurahan Rum yang membanggakan: Juara I Lomba Desa Tingkat Provinsi Maluku Utara 2025 serta Juara II PKK Tingkat Provinsi. “Prestasi ini adalah bukti kerja sama seluruh elemen masyarakat, pemerintah kelurahan, tim penggerak PKK, serta dukungan OPD Kota Tidore. Mari kita jaga capaian ini, bahkan kita persiapkan menuju tingkat nasional,” tegasnya.

Ayah Erik menambahkan bahwa masjid tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata, melainkan juga sebagai pusat pendidikan, dakwah, sosial, dan pemberdayaan umat.

“Di tengah problematika sosial yang semakin kompleks, Masjid Al-Mujahidin harus hadir memberi solusi, memperkuat ukhuwah, dan membina akhlak generasi muda,” katanya penuh semangat.

Antusias 2.000 Warga

Peresmian ini tidak hanya dihadiri pejabat, tapi juga diramaikan oleh kurang lebih 2.000 warga masyarakat Kelurahan Rum dan sekitarnya. Halaman masjid penuh sesak, sebagian warga bahkan berdiri di tepi jalan, sementara ibu-ibu majelis taklim bersama anak-anak ikut larut dalam suasana haru.

Teriakan takbir menggema ketika Wali Kota Tidore memukul beduk tanda dimulainya pemakaian Masjid Al-Mujahidin. Momen tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh jamaah yang hadir.

Daftar Pejabat yang Hadir

Acara peresmian juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain:

  • Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, S.E. (Ayah Erik)

  • Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, S.Sos.

  • Dandim 1505/Tidore, Letkol Inf Wahyu Widia Sasono

  • Pasi Ops Kodim 1505/Tidore, Lettu Inf Fardi Ruslan

  • Kapolsek Tidore Utara, Ipda Irwan Sandjaya Hamu, S.H.

  • Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Nurul Asnawiah

  • Kepala Badan Kesbangpol, Muslihin

  • Kadis Nakertrans, Ruslan W. Yunus

  • Kadis Perhubungan, Marsaid Idris

  • Kadis Kesehatan, Saiful Salim

  • Kepala BKPSDM, Rusdy Thamrin

  • Kepala Inspektorat, Arif Radjabesy

  • Kadis Ketahanan Pangan, Yakub Maradjabessy

  • Kadis Kelautan dan Perikanan, Hamid A. Latif

  • Camat Tidore Utara, Ade Sonyinga

  • Ketua TP PKK Kota Tidore, Rahmawati Muhammad Sinen

  • Kepala Kelurahan Rum, Ade Yusuf

  • Para pimpinan OPD lingkup Pemkot Tidore Kepulauan

  • Dan ribuan masyarakat Kelurahan Rum RT 02 dan serta Rumbal

 

Penutupan dengan Doa dan Prasasti

Acara ditutup dengan pembacaan doa, penandatanganan prasasti peresmian, serta ramah tamah yang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dengan resminya Masjid Al-Mujahidin, masyarakat Kelurahan Rum kini memiliki pusat ibadah yang representatif, sekaligus simbol persatuan dan semangat kebersamaan dalam membangun Tidore yang lebih religius dan berdaya.

(Faduli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *