“Tepat Sasaran! CSR Harita Nickel Jadi Penggerak Kemajuan Pulau Obi”

Spread the love

Opini | Oleh: Om Faduli

FaduliNews_Pulau Obi, Maluku Utara –
Di tengah tudingan yang menyebut Harita Nickel abai dalam pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR), fakta justru menunjukkan sebaliknya. Harita Nickel bukan hanya hadir sebagai perusahaan tambang dan pengolahan nikel di Pulau Obi, Halmahera Selatan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan masyarakat yang konsisten melaksanakan program CSR tepat sasaran.

banner 336x280

Pengakuan Nasional dan Internasional

Konsistensi ini diakui secara nasional. Head of External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, menerima penghargaan The Best Corporate Social Responsibility Award 2025 for Empowering Local Communities through Social and Economic Innovation. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa inovasi sosial dan ekonomi Harita Nickel di Pulau Obi dilakukan dengan monitoring ketat, berlandaskan standar nasional maupun internasional.

Lebih jauh, Harita Nickel kini tengah menjalankan audit Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA)—standar internasional paling ketat dalam praktik pertambangan berkelanjutan. Harita Nickel bahkan menjadi perusahaan tambang pertama di Indonesia yang secara sukarela mengadopsi standar ini.

Sepanjang tahun 2024, laporan kinerja CSR Harita Nickel mencatat kolaborasi dengan 65 supplier lokal dengan total 254 pekerja. Dari program CSR, tercipta 729 lapangan kerja baru, sementara total transaksi supplier lokal dengan perusahaan mencapai Rp150 miliar. Angka-angka ini adalah bukti nyata bagaimana CSR Harita Nickel mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, bukan sekadar jargon.

CSR yang Menyentuh Kehidupan Masyarakat

Program CSR Harita Nickel tidak berhenti pada angka. Sejak lama, perusahaan aktif di berbagai bidang: pendidikan, kesehatan, UMKM, infrastruktur, hingga pelestarian budaya lokal. Bahkan kegiatan sosial-keagamaan dan kepemudaan—seperti Ramadhan, Idulfitri, Iduladha, Natal, Tahun Baru, hingga perayaan 17 Agustus—selalu mendapat dukungan. Pola dukungan ini berulang dari tahun ke tahun, menandakan komitmen jangka panjang, bukan seremonial.

Tak heran bila Harita Nickel meraih Indonesia CSR Award 2025 serta Pembangunan Desa Berkelanjutan Awards 2024.

Ecovillage Kawasi: Simbol Kemajuan

Salah satu bukti paling nyata adalah pembangunan Ecovillage Kawasi. Hunian modern, sehat, dan manusiawi ini bukan hanya soal rumah layak, tetapi juga ruang usaha baru, peluang UMKM, dan lingkungan sosial yang lebih baik. Ecovillage menjadi simbol transformasi Pulau Obi menuju pembangunan berkelanjutan.

Namun, sebagian warga masih bertahan di kampung lama karena ikatan emosional. Sayangnya, kondisi kampung lama kini tidak lagi layak: sanitasi buruk, tumpukan sampah, dan ancaman penyakit. Perpindahan ke Ecovillage seharusnya tidak dipandang sebagai “pembuangan”, melainkan sebagai langkah menuju masa depan yang lebih sehat dan bermartabat.

Tanggung Jawab Bersama

Tugas perusahaan dan pemerintah tidak berhenti pada pembangunan rumah. Pendampingan, transparansi, dan pendekatan persuasif harus terus dijalankan. Sementara itu, masyarakat juga punya kewajiban moral untuk memanfaatkan fasilitas yang ada. Rumah sehat, sarana pendidikan, dan peluang usaha yang sudah disediakan tidak boleh terbengkalai. Anak-anak Pulau Obi berhak tumbuh di lingkungan sehat, dan itu hanya bisa terwujud jika semua pihak ikut terlibat.

Penutup: Fakta Lebih Kuat daripada Tuduhan

Realitas yang ada menunjukkan dengan jelas: Harita Nickel tidak abai, justru hadir sebagai penggerak kemajuan Pulau Obi. Dari penciptaan lapangan kerja, dukungan pendidikan, kesehatan, ekonomi lokal, hingga kegiatan keagamaan dan kepemudaan—semuanya adalah bukti yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat.

Maka, tudingan bahwa Harita Nickel tidak serius mengelola CSR sama sekali tidak berdasar. Fakta dan bukti di lapangan jauh lebih kuat daripada narasi miring: Harita Nickel adalah bagian dari denyut kemajuan Pulau Obi dan Maluku Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *