Ramai Dikeluhkan di Hari Pertama, Pengelola Sebut Easybook Langkah Penataan Pelabuhan

Spread the love

Faduli1.com – Setelah menjadi sorotan pada hari pertama penerapan sistem Easybook dan pembayaran parkir elektronik (e-parking) di Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate, pihak pengelola akhirnya memberikan penjelasan terkait tujuan diberlakukannya sistem baru tersebut.( Sabtu/18/07/2026)

Pengelola menjelaskan bahwa pemasangan palang otomatis (gate) serta penerapan penjualan karcis menggunakan e-card merupakan bagian dari upaya pembenahan pelayanan dan penataan kawasan pelabuhan agar lebih tertib, rapi, dan terorganisir. Selain itu, sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan arus kendaraan maupun pengguna jasa di kawasan pelabuhan.

banner 336x280

Menurut pihak pengelola, sebelum sistem mulai dioperasikan, sosialisasi telah dilakukan melalui pemasangan spanduk di area pelabuhan serta publikasi di sejumlah media online. Langkah tersebut merupakan bagian dari persiapan sebelum penerapan sistem baru.

“Kami sudah melakukan sosialisasi melalui spanduk dan media online sebelum penerapan sistem ini. Tujuan utama perubahan ini adalah untuk penataan kawasan pelabuhan agar lebih rapi serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar pihak pengelola saat memberikan keterangan kepada Faduli1.com.

Menanggapi berbagai keluhan masyarakat yang muncul pada hari pertama penerapan, pengelola menilai kondisi tersebut merupakan hal yang wajar dalam setiap proses perubahan sistem pelayanan.

Menurutnya, setiap perubahan membutuhkan waktu adaptasi, baik bagi petugas maupun masyarakat sebagai pengguna jasa. Namun demikian, tujuan utama dari penerapan sistem ini tetap untuk menciptakan pelayanan yang lebih tertib, modern, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna pelabuhan.

“Kalau melakukan suatu perubahan tentu pada awalnya akan ada tantangan. Namun tujuan kami baik, yaitu melakukan penataan kawasan pelabuhan sehingga pelayanan ke depan menjadi lebih tertib dan nyaman,” jelasnya.

Pengelola juga memastikan bahwa hingga saat ini operasional Easybook dan sistem e-parking berjalan dengan baik. Sejumlah kendala yang muncul pada hari pertama lebih banyak berkaitan dengan proses penyesuaian masyarakat terhadap mekanisme baru.

Sementara itu, terkait perubahan mekanisme di pintu keluar pelabuhan yang sempat menjadi perhatian masyarakat, pihak pengelola menyebut persoalan tersebut telah dibahas bersama otoritas pelabuhan melalui rapat koordinasi.

“Perubahan di pintu keluar juga sudah dibahas bersama pihak otoritas pelabuhan dan hasilnya tidak ada permasalahan. Sistem ini akan terus dievaluasi agar pelayanan semakin baik,” tambahnya.

Sebelumnya, pada hari pertama penerapan Easybook, sejumlah penumpang, pengemudi kendaraan, hingga nahkoda speed boat mengaku masih membutuhkan penyesuaian terhadap mekanisme penggunaan gate otomatis dan sistem pembayaran elektronik. Sejumlah warga juga berharap informasi mengenai perubahan sistem pelayanan dapat terus disosialisasikan secara luas sehingga seluruh pengguna jasa memahami tata cara yang berlaku.

Dengan adanya penjelasan dari pihak pengelola, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa penerapan Easybook merupakan bagian dari proses pembenahan dan penataan Pelabuhan Bastiong. Pengelola juga menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan sistem tersebut serta menerima berbagai masukan dari masyarakat sebagai bahan penyempurnaan pelayanan publik di masa mendatang.(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *