Tak Hanya Dapur, Armada Pengangkut MBG Juga Perlu Dibenahi di SPPG Tidore Utara

Spread the love

Faduli1.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tidore Utara yang dikelola Yayasan Aksata Cendekia Nusantara terus menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan jumlah penerima manfaat yang kini mencapai 2.973 orang, meningkat dari 2.701 penerima manfaat pada Mei 2026.

Kepala SPPG Tidore Utara, M. Gadri, menjelaskan peningkatan jumlah penerima manfaat tersebut terjadi karena adanya penambahan siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027 di sekolah-sekolah yang telah menjadi sasaran program MBG.

banner 336x280

“Jumlah penerima manfaat bertambah karena adanya siswa baru di setiap sekolah, bukan karena ada penambahan sekolah penerima,” ujar Gadri kepada wartawan Faduli1.com saat ditemui di SPPG Ome, Kecamatan Tidore Utara.

Ia merinci, dari total 2.973 penerima manfaat tersebut terdiri atas 1.651 penerima porsi besar, 636 penerima porsi kecil, dan 371 guru.

Program MBG yang dilayani SPPG Tidore Utara mencakup puluhan satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, MI, SMP, MTs hingga SMA/MA. Di antaranya PAUD Jaya Malaha, TK Negeri Pembina 10 Tidore, TK Negeri Pembina 3 Tidore, TK Negeri Pembina 31 Tidore, TK Negeri Pembina 29 Tidore, TK Negeri Pembina 18 Tidore, TK/RA Harisul Khairat, TK/RA Nurul Mujtahid, SD Negeri Jaya, SD Negeri Ome, SD Negeri Rum, SD Negeri Balibunga, SD Negeri 2 Mareku, SD Negeri 1 dan 2 Gubukusuma, SD Negeri Tahua, SD/MI Harisul Khairat, MIN 3 Tidore, MIS Al Ikhlas Rum, Pondok Pesantren Hidayatullah Bur’unnas, SMP Negeri 7 Tidore, SMP Negeri 2 Tidore, SMP Negeri 16 Tidore, SMP/MTs Harisul Khairat, SMP Muhammadiyah 3 Tidore, MTs Ma’arif, SMA Negeri 6 Tidore, SMA/MA Harisul Khairat, hingga SMA Negeri 10 Tidore.

Untuk memenuhi kebutuhan dapur, pihak yayasan bekerja sama dengan Koperasi Kodim di Kelurahan Doyado sebagai pemasok beras, minyak goreng, ayam, telur, tahu, tempe, bawang, cabai, tomat dan berbagai bumbu dapur, sedangkan sayur-mayur dipasok oleh mitra lokal.

Namun, berdasarkan pantauan langsung wartawan Faduli1.com, masih terdapat sejumlah fasilitas yang perlu mendapat perhatian serius. Area parkir belum sepenuhnya selesai, beberapa bagian bangunan masih dalam tahap penyempurnaan, serta armada pengangkut makanan bergizi menuju sekolah-sekolah dinilai belum representatif jika dibandingkan dengan sejumlah SPPG lainnya.

Padahal, armada distribusi merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga ketepatan waktu pengiriman, kebersihan, keamanan, dan kualitas makanan hingga tiba di tangan para siswa.

Menanggapi hal tersebut, M. Gadri mengakui masih ada beberapa fasilitas yang belum rampung.

“Memang masih ada beberapa pekerjaan yang belum selesai, termasuk area parkir dan bagian belakang bangunan. Insya Allah akan segera kami benahi agar pelayanan semakin maksimal,” katanya.

Sebagai yayasan yang dipercaya mengelola Program Makan Bergizi Gratis di Tidore Utara, Yayasan Aksata Cendekia Nusantara, yang diketahui dimiliki oleh pengelola asal Makassar, Sulawesi Selatan, diharapkan dapat mempercepat penyempurnaan seluruh fasilitas pendukung. Tidak hanya dapur produksi, tetapi juga penyediaan mobil operasional khusus yang lebih layak untuk mendistribusikan makanan bergizi ke sekolah-sekolah, sehingga standar pelayanan SPPG Tidore Utara dapat sejajar dengan SPPG lain yang telah lebih dahulu melengkapi sarana dan prasarana operasionalnya.

Dengan pembenahan tersebut, pelayanan kepada ribuan penerima manfaat di Tidore Utara diharapkan semakin optimal dan mampu mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program prioritas nasional.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *