Faduli1.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Rabu (11/2).

Pertemuan tersebut membahas penguatan kapasitas Basarnas serta peningkatan koordinasi lintas sektor dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan, terutama pada situasi darurat dan penanggulangan bencana nasional.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Pertahanan dan Basarnas guna memastikan respons yang cepat, terpadu, dan efektif saat terjadi bencana maupun kondisi kedaruratan lainnya. Penguatan sumber daya manusia, dukungan peralatan, serta sistem komando dan koordinasi menjadi bagian dari fokus pembahasan.
Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa sistem pertahanan negara tidak hanya bertumpu pada aspek militer, tetapi juga mencakup pertahanan nirmiliter yang berperan penting dalam menjaga keselamatan masyarakat. Basarnas sebagai garda terdepan dalam operasi pencarian dan pertolongan memiliki peran strategis dalam kerangka tersebut.
Sinergi antara Kemhan dan Basarnas ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan nirmiliter agar respons terhadap kedaruratan nasional semakin optimal, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan rakyat.
Dengan koordinasi yang semakin solid, diharapkan setiap potensi bencana dan situasi darurat dapat ditangani secara lebih cepat dan tepat, sehingga meminimalisir risiko serta dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat luas.
(Faduli)









