Faduli1.com โ Halmahera Timur ,Distribusi hewanย qurban dari Gubernur Maluku Utara untuk masyarakat Desa Wasileo, Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, berlangsung penuh perjuangan. Medan jalan yang rusak parah menjadi tantangan utama dalam proses pengantaran bantuanย hewan kurban tersebut.
Pada Senin malam (24/05/2026) sekitar pukul 21.50 WIT, hewan qurban akhirnya tiba di Desa Wasileo dan disambut penuh kebahagiaan oleh masyarakat setempat.
Perjalanan pengantaran sapi qurban itu memakan waktu kurang lebih lima jam dari wilayah Maba Tengah menuju Maba Utara. Kondisi jalan yang rusak berat membuat proses distribusi berlangsung lambat dan membutuhkan kehati-hatian ekstra.
Saat hewan kurban tiba, suasana syukur dan antusias langsung terlihat di tengah masyarakat. Salah seorang warga sempat bertanya mengenai asal bantuan tersebut.
“Ini hewan kurban dari mana?” tanya warga.
“Dari Ibu Sherly,” jawab Sobirin yang turut mengantar hewanย qurban.
Tim Faduli1.com Kabiro Halmahera Timur juga ikut mengawal perjalanan distribusi sapi qurban tersebut hingga tiba di Desa Wasileo.
Bagi masyarakat, bantuan hewan qurban itu bukan sekadar pemberian biasa, tetapi menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap warga di wilayah yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan akses.
Salah satu warga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Maluku Utara atas bantuan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Sherly atas bantuan hewan qurban ini. Semoga menjadi berkah bagi masyarakat,” ujar seorang warga.
Namun di balik rasa syukur itu, masyarakat juga menitipkan sejumlah harapan kepada pemerintah daerah. Warga berharap perhatian yang diberikan tidak berhenti pada bantuan qurban semata saat lebaranย idul adha, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat lainnya.
Menurut keterangan warga, kondisi jalan di wilayah Maba Tengah hingga jalur trans menuju Desa Bangul kini mengalami kerusakan berat bahkan disebut rusak total di sejumlah titik. Kondisi tersebut dinilai sangat menghambat aktivitas masyarakat, termasuk akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan dasar.
“Kami bersyukur atas bantuan sapi qurban ini, tapi harapan kami ke depan jalan di Maba Tengah sampai trans Desa Bangul juga bisa diperhatikan karena sekarang rusaknya sudah parah,”ย ungkap warga lainnya.
Selain persoalan infrastruktur, sebagian masyarakat juga mengaku masih menunggu realisasi bantuan bagi pelaku usaha kecil dan kelompok nelayan. Warga menyebut hingga kini belum ada pembagian bantuan UMKM maupun bantuan untuk nelayan yang mereka harapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Menurut mereka, perhatian pemerintah selama ini lebih banyak tertuju pada sektor pertanian, sementara masyarakat nelayan dan pelaku usaha kecil juga membutuhkan dukungan yang sama.
“Selain petani, kami nelayan dan pelaku UMKM juga butuh perhatian. Sampai sekarang kami masih bingung karena belum ada pembagian bantuan UMKM maupun bantuan nelayan,”ย kata warga.
Warga juga mengaku hingga saat ini belum melihat adanyaย bantuan langsung dari pihak pemerintah kabupaten terkait kondisi yang mereka hadapi.
Meski demikian, masyarakat tetap berharap aspirasi mereka dapat didengar dan menjadi perhatian pemerintah provinsiย ke depan, paling penting jalan jadi jalan ini bahaya skali, gubernur sherly silahkan datang lihat kami di Maba tengaha dan maba utara.
Reporter : Ahmad
Editor : Faduli1.com














