Faduli1.com –(Selasa/02/06/2026)Sebuah video yang viral di media sosial TikTok kembali memantik perhatian publik terhadap tata kelola sumber daya alam di Maluku Utara. Video dengan judul “Gurita Bisnis Tambang Gubernur Malut: Bongkar Sisi Lain Sherly Tjoanda” menyoroti berbagai dugaan keterkaitan kepentingan bisnis tambang dengan lingkaran kekuasaan daerah.
Dalam video tersebut, narator menyampaikan kritik terhadap pesatnya aktivitas pertambangan di Maluku Utara yang dinilai belum sepenuhnya memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah pesisir dan desa-desa terpencil yang selama ini berada di sekitar kawasan tambang.
Narasi video menyoroti kekayaan sumber daya alam Maluku Utara, mulai dari nikel hingga emas, yang terus dieksploitasi oleh berbagai perusahaan. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan publik mengenai sejauh mana manfaat ekonomi dari sektor tersebut benar-benar dirasakan masyarakat lokal.
Video itu juga mengangkat isu mengenai dugaan hubungan antara kepentingan bisnis dan kekuasaan yang menurut pembuat konten perlu mendapatkan perhatian serius dari aparat penegak hukum maupun lembaga pengawas. Meski demikian, sejumlah pernyataan dalam video tersebut masih berupa klaim dan opini yang memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Di tengah viralnya konten tersebut, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat lebih terbuka dalam menyampaikan informasi terkait investasi pertambangan, penerimaan daerah, hingga program pembangunan yang bersumber dari sektor sumber daya alam.
Bagi sebagian warga, persoalan utama bukan semata keberadaan tambang, melainkan bagaimana hasil kekayaan alam Maluku Utara dapat memberikan manfaat nyata berupa pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, air bersih, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini masih tertinggal.
Viralnya video ini menjadi pengingat bahwa transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam merupakan kebutuhan mendesak. Di tengah melimpahnya potensi tambang Maluku Utara, publik menaruh harapan agar kekayaan alam daerah benar-benar kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan dan keadilan sosial.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan isi narasi video yang beredar di media sosial. Sejumlah tuduhan dan klaim yang disampaikan dalam video tersebut masih memerlukan pembuktian serta konfirmasi dari pihak-pihak yang disebutkan guna memenuhi prinsip keberimbangan dan akurasi jurnalistik, faduli akan terus melakukan konfirmasi dan meminta hak jawab dan klarifikasi dari gubernur sherly Djuanda kaos,terkait beredarnya video dan data dari Jatam tersebut di atas.








