Opini Om Faduli
FaduliNews_Nama Rizal Marsaoly kini menjadi pusat perhatian dalam dinamika politik Kota Ternate. Sosok muda ini bukan hanya muncul sebagai wacana, melainkan sudah menjadi realitas yang dirasakan rakyat. Jejaknya sebagai Sekretaris Kota Ternate (Sekot) dan gerakannya yang dekat dengan masyarakat membuat Rizal tampil sebagai figur politik yang sangat kuat menuju Pilkada 2029.
Sosok yang Dekat dengan Rakyat
Rizal Marsaoly dikenal dengan sikap rendah hati dan kepedulian yang nyata. Ia hadir bersama pedagang kecil, pengusaha UMKM, nelayan, hingga para ojek pangkalan dan ojek online (ojol). Tidak ada sekat antara dirinya dan rakyat kecil. Bagi Rizal, kepemimpinan bukanlah kursi atau jabatan semata, melainkan tanggung jawab untuk hadir dan mendengar.
Lebih dari itu, Rizal adalah figur lintas imam. Dari imam masjid hingga pendeta gereja, dari kegiatan keagamaan Islam hingga perayaan Natal, ia selalu hadir dalam kebersamaan. Bersama imam masjid, Rizal kerap hadir dalam shalat berjamaah dan kegiatan Islami, sementara bersama pendeta ia tidak pernah absen dalam acara-acara gereja. Kedekatan lintas imam ini menjadikan Rizal simbol pemersatu di Ternate, sebuah kualitas yang jarang dimiliki oleh politisi lain.
Kiprah Sebagai Sekot: Pemimpin yang Teruji
Selama menjabat Sekot, Rizal tidak hanya menjadi pelengkap dalam struktur birokrasi. Ia sering tampil menggantikan Wali Kota maupun Wakil Wali Kota ketika keduanya berhalangan dinas luar. Dan setiap kali turun, Rizal tidak hadir sekadar mengisi kursi, tetapi benar-benar mengambil peran.
Ia mendengar aspirasi rakyat, membantu pedagang kecil, serta mendorong kebijakan yang berpihak pada UMKM. Banyak yang menilai bahwa wajah Ternate yang lebih rapi dan terbuka hari ini tidak lepas dari tangan dingin Rizal Marsaoly. Rakyat kecil merasakan langsung sentuhannya, dan itulah yang membuat kepercayaan terhadapnya semakin kuat.
Dekat dengan Wartawan: Mitra Strategis
Satu hal yang membedakan Rizal dengan banyak pejabat lain adalah sikapnya terhadap wartawan. Baginya, jurnalis bukan sekadar peliput berita, melainkan mitra strategis pemerintahan. Rizal selalu membuka ruang komunikasi dan tidak pernah menutup diri dari kritik maupun pertanyaan.
Sikap ini membuat Rizal dihormati oleh kalangan pers. Wartawan merasa memiliki sahabat di pemerintahan yang benar-benar mengerti pentingnya peran media sebagai penyambung lidah rakyat. Kedekatan ini tentu menjadi modal sosial besar yang sulit ditandingi oleh figur lain.
Jaringan Politik, Tim Solid, dan Dukungan Generasi Muda
Belum lama ini, publik dikejutkan dengan beredarnya foto Rizal Marsaoly bersama Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Foto itu bukan hanya simbol politik biasa, melainkan tanda bahwa Rizal sudah menembus lingkaran elit nasional. Dukungan dari tokoh besar seperti Surya Paloh menjadi modal penting untuk membangun jejaring politik yang lebih luas.
Selain itu, Rizal juga memiliki tim solid hingga ke level kelurahan. Mereka tidak hanya sekadar tim politik, tetapi benar-benar menjadi simpul penggerak yang bekerja siang dan malam. Di setiap kelurahan, basis tim ini mengakar kuat, selalu siap mengawal langkah politik Rizal dan menyambungkan aspirasinya dengan masyarakat.
Tidak berhenti di situ, Rizal juga memiliki dukungan generasi muda yang luar biasa. Para pemuda di kelurahan, komunitas olahraga, hingga dunia kreatif digital banyak yang terpanggil untuk bergabung. Dukungan ini menjadikan Rizal sebagai figur segar yang bukan hanya disukai oleh kalangan tua, tetapi juga menjadi ikon perubahan bagi anak muda.
Lawan Politik Mulai Berhitung Ulang
Di tengah dinamika politik Ternate, beberapa nama sebelumnya sudah muncul sebagai bakal calon wali kota. Namun, sejak mencuatnya isu bahwa Rizal Marsaoly akan maju, situasi berubah drastis. Banyak di antara mereka yang kini mulai berpikir ulang, bahkan dua kali lipat lebih hati-hati sebelum melangkah.
Isu keikutsertaan Rizal telah menciptakan gelombang besar:
Basis pendukung rakyat kecil segera merapat.
Tokoh agama dan imam lintas iman melihat figur yang bisa diterima semua umat.
Wartawan menilai Rizal sebagai mitra yang sehat.
Partai politik mulai membaca peluang besar untuk mendukungnya.
Tim kalurahan dan generasi muda bergerak masif di lapangan.
Semua ini menjadikan Rizal bukan sekadar kandidat, tetapi poros utama politik Ternate. Kehadirannya membuat clon lain harus menimbang risiko besar jika tetap nekat maju.
Kesimpulan
“Bagi saya, dari sekian nama yang beredar, munculnya Rizal Marsaoly membuat suasana politik langsung berubah. Mereka yang tadinya percaya diri, sekarang mulai ragu. Kekuatan Rizal terlalu besar untuk dihadapi tanpa strategi matang. Ia adalah simbol perubahan sekaligus harapan baru Kota Ternate,” tegas Om Faduli.
Dan satu pesan penting bagi siapa pun yang berniat maju:
“Kalau ada Rizal, lebih baik pikir seribu kali.”
Rizal Marsaoly bkan hanya calon wali kota, ia adalah calon pemimpin sejarah Ternate di era baru. Figur muda, cerdas, bersahaja, didukung rakyat kecil, generasi muda, dan jejaring politik nasional. Sosok yang membuat lawan gentar, tetapi membuat rakyat semakin percaya bahwa masa depan Ternate ada di tangan yang tepat.








