Faduli1.com – Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2026, Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan pembenahan infrastruktur pendukung, salah satunya dengan mempercepat perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan strategis.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Faisal Badaruddin, mengatakan pembenahan dilakukan untuk memastikan seluruh jalur yang akan dilalui tamu dan peserta Rakernas JKPI dalam kondisi terang, aman, dan nyaman.
Sesuai arahan Wali Kota Ternate, Dishub memprioritaskan perbaikan lampu penerangan di ruas jalan utama, mulai dari median Jalan Perikanan menuju Kota Baru hingga jalur Nukila menuju kawasan Salero.
“Untuk hal teknis sesuai arahan Pak Wali, kami di Dishub mempersiapkan semuanya, terutama di jalan-jalan utama dan median jalan. Mulai dari median Jalan Perikanan sampai Kota Baru, kemudian dari Nukila menuju Salero,” kata Faisal, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, kawasan Salero menjadi perhatian khusus karena akan menjadi titik akhir parade malam sekaligus menjadi salah satu pusat kegiatan Rakernas JKPI 2026.
“Rute-rute itu kami utamakan. Lampu jalan di sepanjang jalur tersebut tidak boleh ada yang mati, harus tetap menyala,” ujarnya.
Selain itu, jalur dari Bandara Sultan Baabullah menuju pusat Kota Ternate hingga Salero juga dipastikan menjadi prioritas pembenahan.
“Dari bandara sampai masuk ke dalam kota menuju Salero, insya Allah semuanya menyala,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pendataan Dishub, terdapat 98 titik lampu jalan yang mengalami gangguan di ruas jalan mulai dari kawasan Perikanan hingga arah bandara.
“Seluruhnya ada 98 titik yang harus diperbaiki. Saat ini sudah dikerjakan sekitar 70 titik, sisanya kami targetkan selesai dalam minggu ini,” jelas Faisal.
Selain memperbaiki PJU di jalur utama, Dishub juga membenahi penerangan di sejumlah kawasan wisata, khususnya di wilayah Ternate Barat, sebagai bagian dari persiapan menyambut tamu dari berbagai daerah.
“Di kawasan wisata juga tetap menjadi fokus kami. Semua masih dalam proses dan terus kami benahi sesuai progres yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.(Faduli)












