FaduliNews_Maluku Utara, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Jikotamo, Kecamatan Obi,kabupaten Halmahera selatan terus menghadirkan perubahan besar yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dikelola oleh Ibu Isma, (PIC penanggung jawab yayasan Yayasan Gerbang Mas Obi),desa jikotamo yang telah beroperasi kurang lebih sekitar satu tahun terakhir, program ini tak hanya memastikan terpenuhinya gizi para siswa, tetapi juga menjadi penopang ekonomi banyak keluarga di wilayah tersebut.(kamis/27/11/2025)
Setiap hari, dapur MBG Jikotamo memproduksi dan menyalurkan ribuan porsi makanan bergizi ke sekolah-sekolah di Obi, mulai dari tingkat SD hingga SMP. Di bawah koordinasi Ibu Isma, proses pengolahan makanan dilakukan dengan ketat—mulai dari pemilihan bahan, kebersihan dapur, hingga kualitas menu yang mengikuti standar pemerintah pusat. Semua itu dilakukan demi memastikan para siswa menerima asupan terbaik untuk menunjang kesehatan dan perkembangan belajar mereka.
Dampak terbesar program ini terasa pada kehidupan para siswa. Kini, anak-anak sekolah tidak lagi perlu membawa uang jajan dari rumah. Mereka mendapatkan makanan sehat langsung di sekolah, sehingga para orang tua merasakan keringanan pengeluaran harian. Salah satu orang tua siswi di SD Inpres Kampung Baru mengaku sangat terbantu karena kondisi ekonomi keluarga yang sederhana membuat uang jajan harian cukup membebani.

“Dengan adanya MBG, anak kami makan tanpa kami harus siapkan uang jajan. Ini sangat membantu kami,” ujarnya penuh syukur.
Namun manfaat MBG tidak hanya berhenti pada siswa dan orang tua. Program ini juga membawa perubahan ekonomi bagi banyak warga Jikotamo. Berkat keberadaan dapur MBG, banyak masyarakat kini memperoleh pekerjaan tetap sebagai tenaga dapur, pengolah makanan, hingga petugas distribusi. Penghasilan yang mereka terima setiap bulan membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, bahkan turut mendukung biaya pendidikan anak sekolah dan kuliah. Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini menjadi sumber penghidupan baru di tengah minimnya lapangan kerja lokal.
Ibu Isma pun mengungkapkan komitmennya untuk menjaga kualitas program MBG. Ia sigap menanggapi keluhan terkait buah yang kurang layak di beberapa sekolah. Seluruh bahan makanan langsung diperbarui, diseleksi, dan disesuaikan agar distribusi berikutnya tetap memenuhi standar.
Masyarakat Jikotamo menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas program yang membawa manfaat nyata bagi kehidupan mereka. Apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan atas dukungan yang memastikan program MBG berjalan lancar, tepat sasaran, dan terus memberi dampak positif.
Kini, MBG telah menjadi bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan penopang hidup, penopang pendidikan, dan penopang harapan bagi masyarakat Jikotamo. Dari dapur sederhana yang dikelola Ibu Isma, lahir perubahan yang dirasakan ratusan keluarga—sebuah kisah nyata tentang bagaimana kebijakan yang tepat dapat menyentuh dan menguatkan rakyat di level paling dasar.
(Tim/Red)










