FaduliNews.com | Jakarta, 17 Agustus 2025 Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka tahun ini terasa istimewa. Sorotan publik tertuju pada sosok Nyong Ambon, Kolonel Infanteri Amril Hairuman Tehupelasury, yang dipercaya menjadi Komandan Upacara.
Lahir di Tulehu, Maluku, pada 1 November 1979, Amril merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2002. Karier militernya banyak dihabiskan di pasukan elite baret merah. Dari pangkat Letnan hingga Kolonel, ia mengabdi di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satuan kebanggaan TNI AD.
Namanya lekat sebagai pelatih Kopassus yang dikenal sangar, tegas, dan disegani para prajurit muda. Reputasinya sebagai instruktur yang disiplin membuatnya dijuluki “sosok yang ditakuti sekaligus dihormati” oleh para siswanya.
Kini, Amril menjabat sebagai Wakil Komandan Grup 1 Kopassus. Penunjukannya sebagai Komandan Upacara HUT RI ke-80 tidak hanya membanggakan keluarga besar TNI, tetapi juga masyarakat Maluku yang melihat putra daerahnya berdiri di garda depan peringatan nasional bersejarah ini.
Upacara HUT ke-80 RI menjadi momentum kebersamaan dan patriotisme bangsa. Kehadiran Kolonel Amril di lapangan upacara sekaligus mengingatkan publik akan semangat parang salawaku—simbol keberanian dan harga diri masyarakat Maluku.
Dengan wibawa dan kharismanya, upacara kemerdekaan kali ini bukan hanya menjadi seremoni kenegaraan, tetapi juga ajang mengukir kebanggaan nusantara: bahwa dari Timur Indonesia, lahir putra terbaik yang menjaga merah putih tetap berkibar di langit Ibu Pertiwi.
#ParangSalawaku #AleTauSeng #HUTRI80 #Kopassus














