SOFIFI – Faduli1.com – Upaya penguatan layanan air bersih di Kota Tidore Kepulauan terus menunjukkan progres positif. Setelah sebelumnya Direktur PDAM Ake Mayora, Abubakar Nurdin, melakukan pertemuan dengan pihak Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara dan mendapat sinyal dukungan anggaran pembangunan infrastruktur air minum senilai puluhan miliar rupiah, kini langkah lanjutan dilakukan melalui peninjauan lapangan di kawasan Sumur Ampera, Oba Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Direktur PDAM Ake Mayora dimintai penjelasan terkait pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sofifi sekaligus kesiapan proses pengalihan aset SPAM kepada PDAM Ake Mayora Kota Tidore Kepulauan.
Selain melakukan kunjungan ke Sofifi, Kasubdit Air Minum Kementerian PUPR, Meinar, bersama Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana Kawasan (BPBPK) Maluku Utara, Sahdian Hi. Husen, juga meninjau kesiapan dan progres pembangunan sarana air bersih di Sekolah Rakyat Rioribati, Kabupaten Halmahera Barat.
Dalam kunjungan tersebut, PDAM Ake Mayora dan PDAM Halmahera Barat diminta untuk mendukung penyediaan layanan air bersih bagi Sekolah Rakyat Rioribati. Untuk sementara, kebutuhan air bersih sekolah tersebut masih dipasok dari sumber air di wilayah Gosale.
“Salah satu skema yang kami siapkan melalui Balai adalah memanfaatkan sumber air dari Gosale. Namun setelah pembangunan sistem air bersih di Rioribati selesai, maka pasokan dari Gosale tidak lagi digunakan,” jelas Sahdian Hi. Husen.
Sementara itu, Direktur PDAM Ake Mayora, Abubakar Nurdin, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, pembangunan sumur bor di area Sekolah Rakyat Rioribati saat ini hampir rampung.
“Proses pengeboran sumur sudah dilakukan dan saat ini mendekati tahap penyelesaian. Begitu pembangunan sumur bor di Sekolah Rakyat Rioribati selesai, maka pasokan air dari sistem yang saat ini digunakan akan dihentikan sehingga pelayanan dapat kembali difokuskan untuk wilayah Sofifi dan sekitarnya,” ujar Abubakar.
Ia menambahkan, dukungan terhadap penyediaan air bersih di Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kontribusi daerah dalam menyukseskan program prioritas pemerintah pusat.setelah dari Rioribati rombongan kemudian mengunjungi spam Sofifi tepatnya di Sumur desa Ampera
“Ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Strategis Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” tambahnya.
di mana Kasubdit Air Minum Kementerian PUPR, Meinar, bersama Kepala BPBPK Maluku Utara, Sahdian Hi. Husen, serta sejumlah tim teknis dari pusat dan daerah ikut turun ke desa Ampera _
Di hadapan rombongan, Abubakar Nurdin memaparkan kondisi eksisting sumber air, jaringan distribusi, kapasitas layanan, hingga kesiapan kelembagaan PDAM dalam mengelola aset yang nantinya akan dialihkan kepada perusahaan daerah tersebut.
Menurut Abubakar, pengalihan aset SPAM Sofifi kepada PDAM Ake Mayora merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sistem air minum sekaligus menjamin keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.
“PDAM Ake Mayora siap mengelola aset yang nantinya diserahkan. Dengan dukungan pemerintah pusat dan Balai, kami optimistis pelayanan air bersih bagi masyarakat Sofifi dan wilayah sekitarnya akan semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Meinar menekankan pentingnya kesiapan teknis maupun administrasi dalam proses pengalihan aset agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh komponen pendukung SPAM dapat berfungsi optimal saat pengelolaan sepenuhnya berada di bawah PDAM.
Kepala BPBPK Maluku Utara, Sahdian Hi. Husen, juga menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, Balai, pemerintah daerah, dan PDAM menjadi kunci utama dalam mewujudkan layanan air minum yang berkelanjutan.
Kunjungan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat terus memberikan perhatian terhadap pengembangan infrastruktur air minum di Sofifi. Dengan rencana dukungan anggaran pembangunan yang mencapai puluhan miliar rupiah serta proses pengalihan aset yang tengah dipersiapkan, diharapkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan dapat semakin optimal di masa mendatang.
(Tim/Red)











