FADULI1.COM, TIDORE — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus memperkuat kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Maluku Utara dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui sinergi antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate. Sebelumnya, Pemkot Tidore di bawah kepemimpinan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan UMMU di bidang pendidikan.
Kerja sama ini diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya aparatur pemerintah dan generasi muda di Kota Tidore Kepulauan, sekaligus melahirkan SDM unggul yang mampu mendukung pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) Bidang Administrasi Umum, Dr. Syofyan Saraha, saat mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan dalam kegiatan Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi calon mahasiswa baru Program Pascasarjana, yang meliputi Program Studi Magister Administrasi Publik, Magister Kesehatan Masyarakat, dan Magister Politik.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Handayani, Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Selasa (11/8/2026).
Syofyan mengatakan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan sebagai bagian penting dalam pengembangan SDM, khususnya di lingkungan Pemerintah Daerah.
Menurutnya, peningkatan kapasitas dan kualitas SDM aparatur menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara lebih profesional dan optimal.
“Pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama Pemda Tidore, sehingga kami terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai universitas. Saat ini juga Pemkot Tidore dan UMMU Ternate telah melakukan penandatanganan MoU. Ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan SDM, baik bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana maupun pascasarjana di UMMU Ternate,” kata Syofyan.
Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan UMMU, tenaga pendidik, mahasiswa, serta seluruh pihak terkait.
Kerja sama tersebut, kata Syofyan, tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas aparatur, tetapi juga diharapkan mampu mendukung pengembangan pendidikan di bidang kesehatan dan kedokteran di Kota Tidore Kepulauan.
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Abdurrahman Kader, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang telah memberikan dukungan dan ruang bagi UMMU untuk ikut mendorong pengembangan pendidikan di Maluku Utara.
Menurut Abdurrahman, kerja sama antara UMMU dan Pemkot Tidore merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM daerah.
“Melalui kerja sama ini, diharapkan putra-putri daerah memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperoleh pendidikan kedokteran gigi tanpa harus meninggalkan daerah, karena nantinya Fakultas Kedokteran Gigi ini akan dibuka di Kota Tidore,” ujar Abdurrahman.
Selain program pendidikan kedokteran gigi, UMMU juga menawarkan sejumlah program pascasarjana bagi masyarakat dan aparatur yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan.
Program tersebut di antaranya Magister Administrasi Publik, Magister Kesehatan Masyarakat, dan Magister Politik.
Abdurrahman berharap kehadiran berbagai pilihan program pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Kota Tidore Kepulauan, terutama ASN, tenaga pendidik, maupun generasi muda yang ingin meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademiknya.
Kerja sama antara Pemkot Tidore Kepulauan dan UMMU ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi di daerah. Dengan semakin terbukanya kesempatan pendidikan, diharapkan peningkatan kualitas SDM dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan pembangunan Kota Tidore Kepulauan ke depan.
Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan, Ny. Nuraen Dukomalamo, perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tidore Kepulauan, serta para perwakilan guru di Kota Tidore Kepulauan. (Redaksi)








