Ternate, Faduli1.com – Di balik gelontoran anggaran miliaran rupiah untuk kebutuhan BBM pimpinan daerah Pemerintah Kota Ternate, tersimpan jejak ketidakwajaran yang patut dicermati. Selama ini, operasional BBM Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah diketahui berjalan menggunakan anggaran yang melekat pada Dinas Perhubungan (Dishub). Namun ironisnya, Sekretariat Daerah (Setda) justru kembali mencatat dan mengusulkan anggaran serupa dalam APBD Perubahan 2025.
Pertanyaannya: ke mana sebenarnya anggaran itu mengalir?
Berdasarkan penelusuran Faduli1.com, dan beberapa data yang di kantongi Faduli kebutuhan operasional BBM untuk mobilitas pimpinan daerah—termasuk transportasi laut—selama ini ditopang melalui anggaran Dishub Kota Ternate. Total anggaran yang disiapkan dalam APBD Induk 2025 mencapai Rp1.565.442.900.
Kejanggalan muncul ketika Bagian Keuangan Setda Kota Ternate kembali mengajukan tambahan anggaran BBM sebesar Rp680.055.000 dalam APBD Perubahan 2025. Padahal, penggunaan BBM secara administratif maupun operasional tidak berjalan melalui Setda, melainkan melalui Dishub.
Dengan tambahan tersebut, total anggaran BBM pimpinan daerah membengkak menjadi Rp2.245.497.900.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar:Untuk apa Setda kembali mengusulkan anggaran BBM, sementara pos serupa telah tersedia dan digunakan melalui OPD lain?
Situasi ini dinilai tidak hanya janggal, tetapi juga berpotensi menimbulkan tumpang tindih anggaran antar perangkat daerah, membuka ruang ketidakberesan dalam proses perencanaan, penganggaran, hingga pertanggungjawaban.
Sejumlah kalangan menilai temuan tersebut patut dicurigai sebagai indikasi penyimpangan anggaran. Mereka mendesak agar dilakukan audit menyeluruh oleh aparat pengawasan internal maupun penegak hukum untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan dana publik.
Hingga berita ini diterbitkan, tim Faduli1.com juga berusaha mengonfirmasi Sekretaris Kota (Sekot) Ternate melalui henpone terkait kejanggalan anggaran ini, namun hingga saat ini tidak mendapatkan tanggapan.
Untuk plt. Kepala dinas perhubungan kota ternate faduli masih berupaya konfirmasi dan menunggu hak Jawab dan klarifikasi
(Tim/Red)














