Rekrutmen MKP PLTMG Tobelo Dinilai Abaikan Warga Lokal: Daftar Lolos Tahap I Dipenuhi Nama dari Luar Daerah, Warga Halut Geram – Wakil Bupati Panggil Massa ke Kantor Pemkab, MKP Setujui Tambah 27 Kuota

Spread the love

Halmahera utara kecamatan Galela, Faduli — Polemik rekrutmen tenaga kerja PT Mitra Karya Prima (MKP) untuk PLTMG Tobelo kembali membara setelah daftar resmi peserta lolos Tahap I (Administrasi) justru menunjukkan dominasi pelamar dari luar Halmahera Utara. Padahal, dalam syarat umum, poin pertama secara jelas menyatakan bahwa perusahaan mengutamakan pelamar berdomisili dekat PLTMG Tobelo.

banner 336x280

Fakta inilah yang kemudian menyulut amarah masyarakat, terutama warga desa-desa lingkar industri seperti desa Mamuya, Pune,soasio dan sekitarnya.

Bukti Nama-Nama Lolos Tahap I yang Memicu Aksi

Berdasarkan dokumen resmi yang ditampilkan dalam layar presentasi MKP, berikut nama-nama peserta yang lolos Tahap I:

Mujahid – Laki-laki – Desa Soagimalaha, Kota Maba

Abdul Rifai Hi Limar – Laki-laki – Desa Goria, Tobelo Utara

Al Barry Rajab – Laki-laki – Desa Simau, Galela

Amin Rais Daido – Laki-laki – Desa Dokulamo, Galela Barat

Andre David Hasang – Laki-laki – Desa WKO, Tobelo Tengah

Bahtiar Gogass – Laki-laki – Desa Mamuya, Galela

David Christian Richardo Junga – Laki-laki – Desa Gura, Tobelo

Edward Putra Garadjay – Laki-laki – Desa Gamsungi, Tobelo

Fati Faijlan Hanjoe – Laki-laki – Desa Gosoma, Tobelo

Hengki Widoya D. Ipo Jagga – Laki-laki – Desa Duma, Galela Barat

Jihan Fajri Rajim – Laki-laki – Desa Soasio, Galela

Kurdiyawan Bariji – Laki-laki – Desa Dokulamo, Galela Barat

Muh Rifandi Jakaria Salekede – Laki-laki – Towara, Galela

Sahrul Kaopana – Laki-laki – Desa Seki, Galela Selatan

Surasimin M. Abas – Laki-laki – Desa Pune, Galela

Andri Gunawan Umasugi – Laki-laki – Kelurahan Salahuddin, Kota Ternate Tengah

Ardi Tukan – Laki-laki – Kelurahan Kastela, Pulau Ternate

Darwin Lambiou – Laki-laki – Kelurahan Tafure, Ternate Utara

Gocal Poou – Laki-laki – Kelurahan Kasturian, Ternate Utara

Muh Rifky – Laki-laki – Kampung Pisang, Ternate Tengah

Mohammad Fajar Anwar – Laki-laki – Dorara Isa, Pulau Hiri

Dari daftar ini saja, terlihat jelas bahwa setidaknya enam nama berasal dari Kota Ternate, di luar wilayah Halmahera Utara.

Inilah yang kemudian dianggap warga sebagai bentuk pengabaian terhadap syarat rekrutmen yang menegaskan “diutamakan domisili dekat PLTMG Tobelo”.

Masyarakat Merasa Disisihkan di Tanah Sendiri

Warga menilai seleksi ini tidak mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keberpihakan tenaga kerja lokal.

“Apa gunanya kami ikut syarat lengkap kalau akhirnya yang dari Ternate yang lolos? Kami di kemudian hari akan merasakan debu, dan bising PLTMG. Tapi orang luar yang dapat kerja,” ujar salah satu perwakilan warga dalam aksi protes.

Aksi yang berlangsung spontan ini membuat situasi di desa sekitar PLTMG sempat memanas.

Wakil Bupati Merespons Cepat: Panggil Massa ke Kantor Pemkab

Mengetahui hal ini, Wakil Bupati Halmahera Utara, H. Kasman Hi Ahmad, segera mengambil langkah cepat. Beliau secara resmi mengundang perwakilan massa aksi ke Kantor Pemerintah Daerah (Pemkab Halmahera Utara), ruang meeting, pada pukul 09.30 WIT.

Undangan ini disampaikan agar pemerintah daerah bisa mendengarkan langsung seluruh keluhan warga dan mencari jalan keluar seadil mungkin.

Koordinasi Lanjut Lewat Zoom Meeting Bersama MKP

Setelah dialog di ruang meeting Pemkab, pembahasan kemudian dilanjutkan melalui Zoom Meeting bersama pihak MKP. Pembicaraan berlangsung alot karena warga meminta bukti nyata, bukan janji.

Akhirnya, MKP menerima tuntutan masyarakat dan pemerintah daerah.

Hasil Pertemuan: MKP Sepakat Tambah 27 Kuota untuk Warga desa mamuya, atau ring satu.

Melalui kesepakatan tersebut, MKP resmi menyetujui penambahan kuota 29 orang khusus untuk warga Halmahera Utara ring satu Desa Mamuya, meliputi kebutuhan:

Security

Cleaning Service

Operator

Driver

Kesepakatan ini disambut baik oleh warga yang sebelumnya mengaku hanya dua orang dari desa sekitar PLTMG yang masuk daftar lolos Tahap I.

Pemda Berkomitmen Mengawal Rekrutmen Sampai Selesai

Wabup Kasman menegaskan bahwa Pemkab tidak akan tinggal diam jika rekrutmen kembali keluar dari jalur.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat lingkar industri tidak diperlakukan semena-mena. Proses ini akan kami kawal sampai tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, MKP menyatakan akan memperbaiki mekanisme komunikasi dan transparansi pada tahapan berikutnya.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *