Fadulinews.com | Cianjur – Warga Kampung Cikaso, RT 03/RW 07, Desa Cibinonghilir, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, kembali menumpahkan keluhan mereka terkait kondisi jalan desa yang memprihatinkan. Jalan utama yang menghubungkan permukiman dengan wilayah sekitar, hingga hari ini, tak pernah tersentuh aspal maupun cor beton sejak kampung ini ada.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, bahkan anggota DPRD kabupaten dan provinsi. “Kami seperti dianaktirikan. Jalan di sini setiap tahun rusak, berlubang, becek, tapi tidak pernah ada perbaikan layak. Padahal ini jalur utama warga,” ujarnya.
Ironisnya, jalan ini sering dilalui truk-truk milik pihak swasta yang mengangkut hasil tambang galian pasir. Lalu lalang kendaraan besar tersebut memperparah kerusakan jalan, sementara tidak ada kontribusi berarti dari pihak perusahaan maupun pemerintah untuk memperbaikinya.
“Yang bisa mereka lakukan hanya merusak. Tidak ada perbaikan. Jalan jadi penuh kubangan lumpur setiap hujan. Kalau musim kemarau, debunya seperti asap tebal. Kami sudah capek mengeluh,” tambah warga tersebut.
Warga juga mengaku takut bersuara secara terbuka karena menilai kepala desa setempat “anti kritik” dan situasinya disebut “mengerikan”. Akibatnya, aspirasi masyarakat jarang tersampaikan secara langsung dan perbaikan jalan seolah menjadi isu yang sengaja diabaikan.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: di mana peran pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi? Di mana fungsi pengawasan dan tanggung jawab anggota dewan yang dipilih rakyat?
Dengan kondisi yang semakin parah, warga berharap media dan publik dapat membantu menekan pihak-pihak terkait agar segera mengambil tindakan nyata. “Kami tidak minta muluk-muluk, hanya ingin jalan layak. Jangan tunggu ada korban,” tutup warga.
(Red/Fadulinews)













