Taman Balibunga Jadi Lautan Manusia: Warga Nikmati Event PGRI Sekaligus Panorama Laut dan Gunung Maitara

Spread the love

FaduliNews_Taman Wisata Rum Balibunga kembali menjadi magnet besar bagi masyarakat. Bukan hanya warga Tidore yang hadir mengikuti kemeriahan lomba gerak jalan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional, tetapi ribuan pengunjung termasuk orang tua siswa-siswi juga memadati kawasan wisata ini. Bahkan pantauan wartawan FaduliNews di lokasi menunjukkan banyak warga dari Kota Ternate,pulau maitara ikut datang menyaksikan acara sekaligus menikmati panorama pantai Balibunga yang kian memukau.

banner 336x280

Sejak pagi, taman balibunga berubah menjadi lautan manusia. Sorakan peserta, tawa anak-anak, hingga suara debur ombak yang terdengar dari bibir pantai menciptakan suasana khas yang hanya dimiliki kawasan ini. Banyak keluarga terlihat duduk santai, menikmati hembusan angin laut sambil memandangi Gunung Maitara yang berdiri megah seolah menjadi ikon abadi di hadapan mereka.

Destinasi yang Menghubungkan Dua Kota,Kehadiran masyarakat dari Ternate semakin menegaskan bahwa Taman Balibunga kini bukan hanya milik warga Tidore, tetapi telah menjadi destinasi bersama dua kota bertetangga. Lokasi yang berada di gerbang utara Tidore—berseberangan langsung dengan Ternate—membuat Balibunga menjadi tempat persinggahan favorit, baik untuk menikmati pemandangan maupun menghadiri event besar.

 

“Pemandangannya luar biasa. Dari sini kelihatan lautnya tenang dan Maitara sangat indah,” ujar ifan dan temannya pengunjung dari Ternate saat menyaksikan acara lomba gerak jalan

Proyek Pembangunan Berjalan Bukti Janji Ayah Erik  Pantauan wartawan di lokasi juga menemukan pembangunan proyek  yang sedang berlangsung di kawasan tersebut, dengan estimasi anggaran mencapai ratusan juta hingga empat ratusan lebih. Pekerjaan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah kota dan pewakilan rakyat provinsi yang mengawal aspirasi ataupun usulan masyarakat benar-benar serius dan terbukti menata wajah wisata Rum Balibunga dan kawasan gerbang utara.

Pembangunan ini merupakan bagian dari janji Ayah Erik Wali Kota Tidore dan haja rahmawati Muhammad sebagai anggota DPRD provinsi yang sebelumnya menegaskan komitmennya untuk fokus membenahi dan mempercantik zona wisata di area Pelabuhan Rum sebagai pintu masuk utama Tidore dari arah Ternate.

Kini, janji itu mulai terlihat hasilnya: taman yang lebih tertata, ruang publik yang semakin layak, dan kawasan wisata yang pelan-pelan tumbuh menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat.

Keramaian yang Tetap Aman dan Tertib,Meski dipadati ribuan orang, suasana tetap tertib berkat pengamanan Polsek Tidore Utara yang mengawal seluruh titik rawan. Arus kendaraan, pejalan kaki, serta jalur peserta lomba dapat dikendalikan dengan baik.

Di sisi lain, tenaga medis dari Puskesmas Ome dan Rum juga siaga memastikan keamanan kesehatan, terutama bagi peserta lomba dan pengunjung yang membawa anak-anak.

Ruang Publik yang Hidup di mana Taman Rum Balibunga hari ini bukan hanya tempat finish lomba, tetapi ruang hidup yang mempertemukan masyarakat, ekonomi kecil, wisata lokal, dan rekreasi keluarga. Pedagang menikmati dagangan yang cepat habis, anak-anak bermain lepas, sementara para orang tua menikmati waktu santai yang jarang mereka dapatkan.

Balibunga bukan lagi sekadar taman—tetapi simbol perubahan wajah kota, destinasi penghubung dua daerah, dan ruang rekreasi yang semakin membanggakan warga Tidore Kepulauan.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *