Faduli1.com | Halmahera Timur – Infrastruktur jalan kembali memakan korban di wilayah Maba Utara. Sebuah mobil pick up terperosok di celah papan jembatan kayu yang rapuh di ruas jalan lintas Maba Utara, Kamis (15/2/2026) pukul 16.27 WIT.
Mobil bermuatan kosong yang bergerak dari arah Desa Wasileo menuju Desa Buli itu tiba-tiba terhenti setelah salah satu papan jembatan patah saat dilintasi. Roda kendaraan terjebak di sela-sela papan, nyaris menyebabkan kerusakan serius bahkan potensi kecelakaan fatal.
Pantauan langsung tim Faduli1.com, kondisi jembatan memang sudah sangat memprihatinkan. Papan kayu tampak lapuk dan tidak lagi layak menopang kendaraan roda empat yang setiap hari melintas.
Beruntung, warga sekitar sigap membantu. Dengan semangat gotong royong, mereka mengangkat dan mengganjal kendaraan hingga akhirnya berhasil dievakuasi dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Sudah Lama Rusak, Tak Kunjung Tersentuh Anggaran?
Warga yang ditemui di lokasi menegaskan bahwa kerusakan jembatan ini bukan persoalan baru.
“Jembatan ini sudah lama seperti ini. Kalau rusak, yang perbaiki hanya masyarakat secara gotong royong. Padahal ini akses utama lintas Maba Utara. Belum ada perhatian serius dari pihak terkait,” ujar salah satu warga.
Jembatan tersebut berada di antara Desa Lili menuju pemukiman Rumah 7 dan Dorosago. Jalur ini menjadi satu-satunya akses vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat.
Desak Pemkab dan DPRD Segera Bertindak
Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dan anggota DPRD Halmahera Timur sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan setempat.
Masyarakat mendesak agar pemerintah daerah tidak menunggu jatuhnya korban jiwa sebelum bertindak. Infrastruktur dasar seperti jembatan bukan sekadar proyek fisik, tetapi menyangkut keselamatan warga.
Jika kerusakan ini terus dibiarkan, maka bukan hanya kendaraan yang menjadi korban, tetapi juga nyawa masyarakat yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.
Faduli1.com meminta Pemkab Halmahera Timur dan anggota DPRD segera turun langsung ke lokasi, melakukan peninjauan, serta mengalokasikan anggaran perbaikan permanen secepatnya.
Jangan sampai masyarakat terus dipaksa bertaruh nyawa di atas jembatan rapuh.
Reporter : Ahmad K
Editor : Faduli1.com








