Harita Nickel Perkuat Pembangunan Malut, Warga Obi Rasakan Manfaat Infrastruktur dan Pemberdayaan

Spread the love

Faduli1.com, Sofifi — Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel terus diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, kerja sama tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, pelestarian lingkungan, sektor perikanan hingga peningkatan keterampilan generasi muda.

banner 336x280

Penguatan sinergi itu ditandai melalui kegiatan Temu Sinergi Harita Nickel dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Kamis (27/8/2026).

Dalam agenda tersebut, sejumlah program dan fasilitas diresmikan. Salah satu yang mendapat perhatian adalah peresmian simbolis empat jembatan yang dibangun melalui kolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Empat jembatan tersebut meliputi Jembatan Gantung Dodoku Horikiwo di Desa Bobo, serta Jembatan Rijang, Jembatan Dial dan Jembatan Merah Putih Sungai Doko di Desa Gambaru.

Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat sekaligus mendukung aktivitas warga di wilayah desa.

UMKM hingga Sektor Perikanan Diperkuat

Sinergi pemerintah dan perusahaan juga menyentuh sektor ekonomi masyarakat. Gerai UMKM binaan Harita Nickel di Kantor Gubernur Maluku Utara turut diresmikan sebagai sarana promosi produk usaha masyarakat.

Di sektor pendidikan dan lingkungan, Harita Nickel menandatangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Khairun (Unkhair) dalam bidang pendidikan, sosial, kemasyarakatan dan lingkungan hidup.

Sementara di sektor pelayanan publik dan perikanan, diserahkan secara simbolis dua truk sampah kepada Pemerintah Kota Ternate dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Selain itu, kelompok nelayan Soligi menerima satu kapal penampung ikan berkapasitas 10 GT.

Bagi masyarakat nelayan, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas melaut dan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.

Perwakilan kelompok nelayan Desa Soligi, Ibrahim, mengatakan kapal tersebut dapat dimanfaatkan bersama oleh seluruh anggota kelompok.

“Kapal ini diharapkan dapat mendukung operasional kami saat melaut. Seluruh nelayan Soligi memiliki hak yang sama untuk memanfaatkannya demi meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkap Ibrahim.

Generasi Muda Obi Jadi Perhatian

Selain pembangunan fisik, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam program pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian kegiatan di Sofifi juga diisi dengan wisuda peserta Program Vokasi PELITA Batch IV dan V. Program tersebut dirancang Harita Nickel untuk meningkatkan keterampilan teknis atau hard skill masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan di Pulau Obi.

Salah satu alumni Program PELITA Batch III asal Desa Soligi, Sri Ayuni Zakaria, telah menyelesaikan pelatihan Bahasa Mandarin dan kini menjalani program magang di Harita Nickel.

Sri berharap program tersebut terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda Obi mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan memasuki dunia kerja.

“Saya sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan hari ini dan bertemu langsung dengan Ibu Gubernur. Di hadapan Ibu Sherly dan Bapak Sarbin Sehe, saya berharap Program PELITA terus berlanjut dan semakin membuka kesempatan bagi pemuda-pemudi Obi untuk berkembang,” ujar Sri.

Direktur Utama Harita Nickel Roy Arman Arfandy menegaskan bahwa pengembangan kapasitas generasi muda Obi akan tetap menjadi salah satu prioritas dalam pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, anak-anak muda di sekitar wilayah operasional perusahaan perlu memiliki kompetensi dan kesempatan yang lebih besar untuk berkembang serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

“Kami bangga melihat para wisudawan PELITA hadir di Kantor Gubernur Maluku Utara hari ini, terlebih banyak di antara mereka merupakan anak-anak Obi. Bagi kami, peningkatan kapasitas generasi muda Obi akan selalu menjadi salah satu prioritas dalam pemberdayaan masyarakat,” ujar Roy.

Gubernur: Harita Nickel Mitra Strategis

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menilai kemitraan yang telah terjalin sejak 2010 antara pemerintah daerah dan Harita Nickel telah memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah.

Menurut Sherly, kontribusi perusahaan tidak hanya melalui penyerapan tenaga kerja, tetapi juga berbagai program kemasyarakatan.

“Kami melihat Harita Nickel sebagai mitra strategis Provinsi Maluku Utara. Terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini, termasuk dalam membuka lapangan pekerjaan di Maluku Utara. Hari ini, kita juga menandatangani prasasti dan menerima berbagai bantuan CSR yang sangat bermanfaat,” ujar Sherly.

Sementara itu, Roy Arman Arfandy menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, keberlanjutan juga harus terlihat dari semakin dekatnya pelayanan kepada masyarakat, terbukanya kesempatan serta meningkatnya kualitas hidup.

“Bagi Harita Nickel, Maluku Utara adalah rumah tempat kami tumbuh dan membangun masa depan bersama,” kata Roy.

Dengan berbagai program tersebut, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan dan masyarakat diharapkan terus diperkuat. Tujuannya agar pembangunan di Maluku Utara tidak hanya terlihat dalam bentuk infrastruktur, tetapi juga mampu membuka ruang pemberdayaan dan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan warga di Pulau Obi.(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *