Pemuda Cango-Saketa Kerja Bakti Perbaiki Jalan Rusak, Jelang Lebaran Butuh Perhatian Serius Bupati Basam dan Gubernur Serli

Spread the love

FaduliNews.com_Gane Barat Desa Cango, 28 Maret 2025 – Menjelang Hari Raya Idulfitri yang tinggal tiga hari lagi, pemuda Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Maluku Utara, berinisiatif turun langsung memperbaiki jalan rusak di kawasan Cango. Aksi kerja bakti ini dilakukan karena kondisi jalan yang semakin memburuk, sementara arus mudik lebaran sudah mulai meningkat.

Pantauan di lokasi, para pemuda bekerja keras menggunakan alat seadanya, seperti cangkul, sekop, dan material yang mereka kumpulkan secara swadaya. Lubang-lubang di jalan ditutup agar kendaraan dapat melintas dengan lebih aman.

banner 336x280

“Kami terpaksa turun tangan sendiri karena sudah terlalu lama jalan ini rusak dan tidak ada perhatian dari pemerintah. Padahal, sebentar lagi Lebaran, masyarakat butuh akses jalan yang baik untuk beraktivitas,” ujar Erik Ketua Pemuda Cango yang selalu menyuarakan Keadilan di daratan gane barat, dan gane barat utara.

Jalan di kawasan Cango ini merupakan akses utama bagi masyarakat Saketa cango,dan sekitarnya yang setiap hari dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Namun, kerusakan yang dibiarkan bertahun-tahun membuat warga kesulitan, terlebih saat musim hujan yang menyebabkan genangan dan memperparah kondisi jalan.

Terlepas cobaan ini kami bingung kapan jalan ini di perbaiki kasihan jika setelah liburan masuk  anak-anak kembali beraktifitas sekolah, maka mereka setiap pagi harus melintas jalan kaki melewati jalan yang berlubang dan becek.

Menanggapi kondisi ini, penting untuk menyoroti alokasi anggaran yang sebelum nay telah direncanakan pemerintah.

Pada tahun kemarin Desember 2024, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 43 miliar dari pemerintah pusat.

Anggaran ini diprioritaskan untuk membangun infrastruktur jalan di Pulau Obi dan ruas jalan Saketa-Dehepodo di Kabupaten Halmahera Selatan.

Sebelumnya, pada Maret 2021, anggota DPRD Halmahera Selatan telah mendesak Pemprov Maluku Utara untuk segera menangani kerusakan ruas jalan Saketa-Dehepodo yang menghubungkan Kecamatan Gane Barat dan Gane Barat Utara. Mereka mempertanyakan alokasi anggaran pemeliharaan jalan tersebut dan meminta Dinas PUPR Provinsi Malut untuk segera mengambil tindakan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera merealisasikan penggunaan anggaran tersebut untuk perbaikan permanen jalan di kawasan Cango Saketa dan harus berlaku adil jangan kami hanya di manfaatkan saja saat pilkada,jika jalan di tahun 2025 ini tidak tuntas kalian anggota DPRD perwakilan rakyat Stop beri janji palsu lagi.

jangan berharap kalian akan terpilih kembali,jangan berharap kalian terpilh kembali ke tahun berikutnya,dan kami tunggu saat reses di (Desa Cango dan Saketa, khususnya di Zona Gane)kami akan usir kalian tegas masyarakat dan sejumlah tokoh pemuda yg tergabung Saketa,Cango dengan kesal,pak wartawan lihat saja kami hanya bisa memperbaiki sebisanya saja tapi ini bukan solusi jangka panjang.Kami minta Pemerintah Kabupaten dan provinsi Maluku Utara serius memperhatikan kondisi jalan ini,pasalnya sering terjadi kecelakaan” tambah warga lainnya.

Dengan arus mudik yang semakin padat, kondisi jalan yang layak sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan nyaman dan aman,warga lainpun lepas canda mereka dengan jalan seperti ini apakah kita wajib bayar pajak kendaraan dan pak kapolres dan pak Kapolda yang baru tolong kami.

keselamatan anak kami saat melewati jalan yang sudah tidak layak sangat berbahaya,kami juga sangat berharap kepada gubernur pilihan kami bukan janji belaka pemerintah daerah dan provinsi gubernur ibu serli kami butuh sentuhan nyata.

Tolong ibu Gubernur dan pak Wakil Gubernur pak sarbin segera bertindak.

Kami juga Berharap KPK Segera Periksa Anggaran yang dikerjakan oleh   PPK dan PUPR dan kontraktor yang menurut kami selama ini tidak pernah tuntas pekerjaan jalan Saketa Dahepodo dengan anggaran puluhan Milyar, pekerjaan tidak tuntas, tidak ada kejelasan.

(TimFaduli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *