Fadulinews.com | Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemandirian fiskal dan meningkatkan kualitas pelayanan dasar dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, saat memberikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD pada Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan I Tahun 2025โ2026 di Gedung DPRD, Selasa (25/11/2025).
Rapat paripurna tersebut merupakan tindak lanjut setelah seluruh Fraksi DPRD menyampaikan pandangan umum terkait Ranperda APBD 2026 beserta Nota Keuangannya. Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan tiga aspek utama yang menjadi titik perhatian sekaligus bahan masukan dari Fraksi DPRD, yaitu :
1. Peningkatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD);
2. Penanganan defisit anggaran sebesar Rp 174,129 miliar;
3. Strategi prioritas belanja daerah pada pelayanan dasar pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta sektor unggulan pertanian, perikanan, dan pariwisata.
Apresiasi atas Masukan DPRD
Mengawali penyampaiannya, Muhammad Sinen menyampaikan apresiasi kepada seluruh Fraksi DPRD yang telah memberikan pandangan konstruktif.
โSemua masukan, saran, himbauan dan pertanyaan dari Fraksi tentu menjadi perhatian penting bagi kami dalam penyempurnaan APBD Tahun Anggaran 2026,โ ujarnya.
Wali Kota menegaskan bahwa hubungan eksekutif dan legislatif berada pada satu tujuan, yakni memastikan APBD 2026 tersusun secara realistis, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Optimalisasi PAD Melalui Intensifikasi dan Digitalisasi
Menjawab perhatian Fraksi terkait kemandirian fiskal, Wali Kota menjelaskan strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD. Pemerintah akan melakukan :
- Intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah, dengan pemetaan potensi secara menyeluruh terutama pada sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa.
- Digitalisasi sistem pajak dan retribusi agar pembayaran lebih mudah, transparan, dan menekan potensi kebocoran.
- Pengawasan lebih ketat terhadap pengelolaan pajak daerah untuk mencegah penyimpangan.
- Optimalisasi pemanfaatan aset daerah, termasuk audit aset yang belum produktif dan diarahkan untuk kegiatan yang menghasilkan pendapatan.
- Penguatan kolaborasi lintas OPD dan sinergi dengan Pemerintah Provinsi, termasuk pengelolaan opsen pajak dan dana bagi hasil.
Menurut Wali Kota, langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah tanpa menambah beban masyarakat.
Strategi Menutup Defisit Rp 174 Miliar
Menanggapi kekhawatiran Fraksi DPRD terkait defisit APBD 2026, Pemerintah Kota Tidore memastikan sejumlah langkah konkret telah disiapkan, di antaranya :
- Pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya;
- Optimalisasi PAD sebagai penyangga fiskal daerah;
- Efisiensi belanja pada seluruh sektor;
Meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Pusat guna memperoleh alternatif sumber pembiayaan lainnya.
โDengan dukungan DPRD, kami optimis mampu menjaga stabilitas fiskal daerah. Meski dalam keterbatasan, pemenuhan pelayanan dasar tetap menjadi prioritas,โ tegas Wali Kota.
Prioritas Belanja Daerah : Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Sektor Unggulan
Wali Kota juga menegaskan bahwa kebijakan belanja daerah tahun 2026 difokuskan untuk memperkuat sektor pelayanan dasar. Pendidikan dan kesehatan tetap menjadi sektor yang mendapat porsi besar untuk menjaga kualitas layanan publik.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga akan memperkuat :
Infrastruktur dasar untuk mendukung aktivitas sosial ekonomi warga;
Pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata yang dinilai memiliki daya dorong besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
โAlokasi anggaran pada sektor-sektor unggulan diarahkan secara proporsional sesuai kebutuhan, agar mampu mendorong ekonomi daerah secara berkelanjutan,โ jelasnya.
Rapat Paripurna ditutup dengan penegasan komitmen pemerintah dan DPRD untuk menyelesaikan pembahasan APBD 2026 sesuai jadwal sekaligus memastikan seluruh kebijakan anggaran berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Tidore Kepulauan.
Editor : Redaksi Fadulinewsย
Sumber : Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Tidore Kepulauan














