Kecamatan obi, FN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan kurang lebih satu tahun di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menunjukkan dampak yang sangat luar biasa bagi dunia pendidikan, termasuk di SMP Negeri 13 Obi, Halmahera Selatan.
Kepala Sekolah SMPN 13 Obi, Ibu Asma Imam, menyampaikan apresiasi besar dan rasa terima kasih mendalam kepada pemerintah pusat atas keberlanjutan program tersebut. Ia mengatakan bahwa MBG benar-benar membantu keseharian siswa, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Banyak siswa datang ke sekolah tidak membawa uang jajan. Setelah adanya MBG ini, mereka pulang sudah kenyang. Alhamdulillah, kami sangat-sangat bersyukur,” ujarnya.
Menurutnya, selama hampir satu tahun berjalan, program MBG telah memperlihatkan perubahan signifikan dalam kesehatan, semangat belajar, dan konsentrasi siswa di kelas.
“Tujuannya jelas, yaitu mencerdaskan anak bangsa. MBG sangat mendukung ke arah itu,” tambahnya.
Adaptasi Menu: Tahu–Tempe Masih Jadi Tantangan,Meski dampaknya sangat besar, pihak sekolah mencatat masih ada penyesuaian di kalangan siswa, terutama pada menu tahu dan tempe yang hampir selalu tersedia.
“Anak-anak sini kurang suka tahu tempe. Tapi karena gisinya baik, mereka harus belajar makan itu. Penyesuaiannya mungkin agak lama, insya Allah ke depan mereka bisa terbiasa,” kata Ibu Asma.
Sementara menu lain seperti ikan, daging, dan telur mendapat respons positif dan disajikan secara bervariasi—daging dua kali seminggu, ikan dua kali, dan telur hampir setiap hari.
183 Siswa Merasakan Manfaat,Program MBG di SMPN 13 Obi menyentuh 183 siswa, baik laki-laki maupun perempuan. Selama hampir satu tahun pelaksanaan, sekolah melihat meningkatnya daya tahan tubuh serta perilaku makan siswa yang lebih teratur dan sehat.
Ucapan Terima Kasih untuk Presiden,Menutup keterangannya, Ibu Asma kembali menegaskan apresiasi untuk pemerintah pusat.
“Terima kasih Pak Presiden. Program ini luar biasa dan sangat bermanfaat bagi pihak sekolah. Selama satu tahun ini, kami benar-benar merasakan dampaknya,” ujarnya.
Program MBG menjadi bukti bahwa kebijakan nasional mampu membawa perubahan nyata hingga ke sekolah-sekolah di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Obi.
(FaduliNews)







