Dalam pemantauan tersebut, Ahmad Laiman mengunjungi tiga titik strategis, yakni Pelabuhan Speedboat Rum, Pelabuhan Itokici di Kelurahan Jiko Cobo, serta Pelabuhan Speedboat Sarimalaha di Kelurahan Indonesiana.
Di sela-sela kegiatan, ia menegaskan kepada para operator transportasi laut agar selalu memprioritaskan keselamatan penumpang, khususnya terkait kapasitas muatan dan kelengkapan alat keselamatan.
“Keselamatan adalah prioritas paling utama. Untuk itu, saya harap para operator selalu mengutamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang dengan memuat sesuai kapasitas, serta menyiapkan alat-alat keselamatan seperti pelampung dan alat penyelamat lainnya,” tegas Ahmad Laiman.
Selain memastikan kapasitas penumpang, Wawali juga menyoroti kendala bongkar muat di Pelabuhan Speedboat Sarimalaha. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Tidore dalam beberapa hari terakhir membuat aktivitas pelabuhan menjadi tidak kondusif.
Sebagai langkah antisipasi, aktivitas sementara dialihkan ke tambatan perahu di lingkungan Kotamabopo, Kelurahan Tomagoba.
Ahmad Laiman menekankan pentingnya pembenahan fasilitas di lokasi alternatif tersebut agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, meskipun dalam kondisi darurat cuaca. Ia juga meminta instansi terkait segera melakukan perbaikan sarana dan prasarana demi menjamin kenyamanan serta keselamatan masyarakat selama arus mudik Lebaran.
(Redaksi Faduli1.com)














