Investigasi Khusus FaduliNews] Proyek Revitalisasi SMPN 1 Tidore : Anggaran Milyaran, Hasil Dipertanyakan

Spread the love

Tidore KepulauanJuli 2025 Rangkaian investigasi eksklusif FaduliNews menemukan sejumlah kejanggalan dalam proyek revitalisasi sarana olahraga SMP Negeri 1 Tidore Kepulauan, yang bersumber dari APBD Kota Tidore tahun anggaran 2024. Proyek ini meliputi revitalisasi lapangan voli, lapangan basket, dan bak lompat jauh di area Taman Edukasi sekolah tersebut.

Berdasarkan data resmi dari sistem pengadaan pemerintah yang diperoleh redaksi, proyek ini ditangani oleh Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, dengan pagu anggaran sebesar Rp 256.035.500,00 dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 256.034.999,00. Proyek ini dimenangkan oleh perusahaan Maftutu Indah yang beralamat di Kelurahan Maftutu, Kecamatan Tidore Timur, dengan nilai penawaran akhir sebesar Rp 239.858.220,82.

banner 336x280

Meski harga penawaran terlihat lebih rendah dari HPS, fakta di lapangan menampilkan kondisi yang berbanding terbalik dengan semangat efisiensi dan kualitas yang seharusnya dijunjung dalam proyek pemerintah. Investigasi lapangan yang dilakukan oleh tim FaduliNews menemukan indikasi pengerjaan yang asal-asalan.

Indikasi Kerusakan Dini

Bangunan-bangunan yang baru selesai dikerjakan pada semester pertama tahun 2025, kini telah mengalami keretakan di beberapa titik strategis. Salah satunya adalah panggung utama di area edukasi yang retak di sisi dinding dan lantai. Kondisi ini juga ditemukan pada beberapa bagian lapangan voli dan saluran bak lompat jauh yang tampak mulai terkelupas.

Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar mutu pekerjaan yang dilaksanakan oleh rekanan pemenang tender. Sampai saat ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Jamil Hadi, belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi awak media. Ketidakhadiran jawaban dari pihak dinas memunculkan kekhawatiran atas potensi lemahnya pengawasan proyek oleh instansi yang seharusnya menjadi penjamin mutu pembangunan infrastruktur pendidikan.

Pertanyaan atas Proses Evaluasi dan Pengawasan

Kemenangan CV Maftutu Indah dalam proyek ini menambah deret panjang pertanyaan publik. Tidak hanya karena harga penawaran mendekati batas bawah dari pagu, tetapi juga karena tidak ada catatan negosiasi atau penyesuaian harga lebih lanjut dalam dokumen tender. Minimnya transparansi pasca pengumuman pemenang menimbulkan pertanyaan besar atas efektivitas dan integritas tim evaluasi serta panitia pengadaan.

FaduliNews akan terus berusaha menghubungi pihak rekanan CV Maftutu Indah dan sejumlah kontraktor,untuk membuka ruang klarifikasi dan memberikan hak jawabnya.

Catatan Redaksi : FaduliNews akan terus menelusuri proyek-proyek lain yang berpotensi mengalami permasalahan serupa di bawah instansi terkait. Kami membuka ruang klarifikasi dari Dinas Pendidikan dan pihak kontraktor demi menjaga asas keberimbangan dan akuntabilitas publik.

Faduli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *