Dorong Produktivitas Petani, Pembangunan Jalan Tani Jadi Prioritas di Maluku Utara

Ekonomi406 Views
Spread the love

Rapat kerja Komite II DPD-RI bersama Kementerian Pertanian, di ruang Sriwijaya gedung DPD-RI, Senayan Jakarta, Senin (10/2/2025) (Foto: Kanal Graal for RRI)

Jakarta–FN, Anggota Komite II DPD RI, R. Graal Taliawo, menekankan pentingnya pembangunan jalan tani sebagai solusi utama untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Maluku Utara. Dalam rapat kerja bersama Kementerian Pertanian di Senayan, Jakarta, pada Senin (10/2/2025), ia menyampaikan bahwa infrastruktur pertanian yang memadai dapat mempercepat distribusi hasil panen dan meningkatkan kesejahteraan petani.

banner 336x280

“Selama turun lapangan, banyak warga yang menyampaikan kebutuhan jalan tani untuk menunjang produktivitas,” ujar Graal.

Menurutnya, masyarakat dari berbagai desa di Maluku Utara, seperti Desa Bukit Durian (Kecamatan Oba) dan Desa Gosale (Kecamatan Oba Utara) di Kota Tidore Kepulauan, serta Desa Tewil (Kecamatan Maba Kota) di Kabupaten Halmahera Timur, telah menyampaikan aspirasi mereka terkait kebutuhan infrastruktur ini.

Jalan Tani, Kunci Pengembangan Pertanian Berkelanjutan

Graal menekankan bahwa pembangunan jalan tani tidak hanya memudahkan mobilitas petani, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap pasar dan investasi. Tanpa infrastruktur yang layak, biaya logistik yang tinggi akan terus menjadi kendala bagi petani di wilayah-wilayah terpencil.

“Semangatnya adalah pemberdayaan warga melalui sumber daya alam berkelanjutan yang ada di sekitar,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam merealisasikan pembangunan jalan tani. Program ini dinilai sejalan dengan visi pembangunan pertanian berkelanjutan yang mengutamakan peningkatan produksi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Masa Depan Pertanian Maluku Utara

Dengan sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi salah satu andalan ekonomi daerah, Graal berharap pemerintah segera merealisasikan program pembangunan jalan tani. Ia juga mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada petani, termasuk dukungan terhadap hilirisasi produk pertanian dan diversifikasi komoditas unggulan Maluku Utara.

Jika infrastruktur pertanian ini dapat diwujudkan, maka sektor pertanian di Maluku Utara diyakini mampu berkembang lebih pesat, meningkatkan daya saing, dan menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

(Aslan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *