FaduliNews – Baru tiga bulan memimpin Rutan Kelas IIB Soa-Sio, Kepala Rutan David Lekatompessy mulai menata arah dan wajah baru bagi lembaga pemasyarakatan yang dipimpinnya. Dengan sikap tegas dan humanis, ia berkomitmen menjadikan Rutan sebagai tempat yang aman, nyaman, serta terbebas dari narkoba.
Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Redaksi FaduliNews di ruang kerjanya, Senin (15/9/2025). Suasana penuh keakraban itu menjadi ruang diskusi tentang langkah-langkah pembinaan dan upaya pencegahan hal-hal yang kerap menjadi isu di luar Rutan.
“Memang di luar sana kadang terdengar isu-isu yang tidak sesuai dengan kenyataan. Tapi saya tegaskan, Rutan Soa-Sio bebas dari narkoba. Itu komitmen kami sejak awal,” ujar David Lekatompessy.
Foto istimewa: David Lekatompessy, Kepala Rutan soasio
Ia menjelaskan, pengawasan ketat dilakukan sejak pintu utama (P2U), termasuk pemeriksaan saat kunjungan dan kegiatan rutin lain. Selain itu, Rutan Soa-Sio menjalin kerja sama erat dengan BNN, Polres Tidore, hingga Kodim untuk memastikan pengawasan berjalan transparan.
“Setiap bulan kami gelar tes urine, bukan hanya untuk warga binaan, tapi juga untuk pegawai. Kami libatkan tenaga medis dari puskesmas dan rumah sakit agar hasilnya obyektif. Semua orang di sini wajib terbebas dari narkoba, tanpa kecuali,” tegasnya lagi.
Lebih jauh, David menekankan filosofi pembinaan sebagai dasar kerja Rutan. Menurutnya, meski mereka yang berada di dalam adalah warga binaan, mereka tetap manusia yang harus diperlakukan secara bermartabat.
“Di balik jeruji ada orang tua, anak, istri, dan keluarga yang menunggu. Tugas kami bukan menghukum semata, tapi membina mereka supaya kembali ke masyarakat dengan mental, moral, dan rohani yang lebih baik,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Pimpinan Redaksi FaduliNews turut menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komitmen yang ditunjukkan Kepala Rutan. Menurutnya, kerja sama antara lembaga pemasyarakatan dan media penting agar informasi yang sampai ke masyarakat benar-benar sesuai fakta, bukan sebatas isu.
“Media hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk menjembatani informasi. Kami melihat komitmen Bapak David sangat jelas: menegakkan aturan sekaligus menjaga kemanusiaan. Ini hal yang patut didukung bersama,” ungkap Pimred FaduliNews.
Dengan gaya kepemimpinan yang mengedepankan ketegasan dan sentuhan humanis, David Lekatompessy meneguhkan citra baru bagi Rutan Soa-Sio: bebas narkoba, tertib, dan berorientasi pembinaan. Rutan kini bukan hanya tempat menjalani hukuman, tetapi menjadi rumah perubahan yang bermartabat.
(Faduli)














