Seruan tersebut tertuang dalam himbauan resmi Wali Kota Tidore tertanggal 3 April 2026, yang menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Kota Tidore Kepulauan agar tetap aman dari dampak isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
Dalam himbauannya, Wali Kota meminta masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas, baik dari percakapan langsung maupun melalui media sosial.
Ia juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memicu keresahan, memperkeruh suasana, bahkan berpotensi menimbulkan konflik baru di tengah masyarakat.
Selain itu, masyarakat diajak terus menjaga persatuan, mempererat tali silaturahmi, serta tidak membedakan suku, agama, ras, dan golongan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kota Tidore juga meminta warga untuk menyerahkan penanganan situasi kepada aparat keamanan dan pemerintah, sambil tetap meningkatkan kewaspadaan lingkungan dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Dengan himbauan tersebut, Wali Kota berharap seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga daerah tetap damai, harmonis, dan tidak mudah terpecah oleh isu-isu menyesatkan.(Faduli )








