Halmahera Selatan – Kondisi jembatan penghubung menuju Desa Anggai dan Desa Air Mangga kecamatan Obi,maluku utara kembali memakan korban. Berdasarkan pantauan langsung wartawan di lokasi, satu unit sepeda motor milik seorang pemuda dari Desa Anggai terjatuh ke sungai akibat kondisi jembatan yang selama ini masih menggunakan batang kelapa,kini rusak dan tidak layak dilalui, (Kamis/13/11/2025).
Kejadian tersebut terekam dalam video warga dan memperlihatkan proses evakuasi kendaraan yang terjatuh. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan yang terjadi di area tersebut. Sebelumnya, satu unit mobil juga dilaporkan terperosok di lokasi yang sama.
Sejumlah Pemuda desa anggai dan desa aer mangga mengaku kecewa dan menyesalkan lambatnya penanganan pemerintah terhadap kondisi infrastruktur yang sudah lama rusak tersebut, bukan cuman jembatan ini yang rusak jalan dari pelabuhan ferry laiwui sampai ke desa sambiki,anggai,dan aer mangga tidak ada yang mulus,banyak.berlobang dan tajamnya batu rijang di tambah lagi dengan Medan yang sangat membahayakan.bayangkan saja kalau ada yang sakit atau mau melahirkan tiba-tiba lalu ada ombak dan cuaca angin badai, tidak bisa pakai transportasi laut maka mau tidak mau harus kendaraan lewat jalan darat, yang penuh batu rijang dan medan yang sangat extreme.
“Kami sudah capek berharap, jalan dan jembatan ini sangat berbahaya puluhan tahun. Kalau tidak ada perbaikan, kami siap melakukan aksi besar-besaran,” ujar salah satu warga aer mangga dengan nada kesal. dan kecewa
Warga Anggai dan Air Mangga menyatakan bahwa kerusakan jembatan berpotensi menghambat akses logistik, termasuk penyaluran bantuan pangan bergizi untuk anak-anak di Desa Air Mangga. Mereka menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan karena akan berdampak langsung pada kesehatan, pendidikan, dan layanan dasar masyarakat.
Dalam video yang direkam wartawan FN, muncul pula seruan dukungan dan permohonan agar pemerintah turun tangan secepatnya.
“Kami mohon kepada pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, serta Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto agar segera memperhatikan dan memperbaiki jembatan ini,” ungkap warga.
Masyarakat berharap adanya Respons cepat dan peninjauan langsung oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten,dan harus perbaikan permanen, bukan sekadar perbaikan sementara,Prioritas jembatan sebagai jalur vital mobilisasi ekonomi dan pelayanan publik
Mereka juga menegaskan bahwa keselamatan warga adalah hal utama dan tidak boleh diabaikan.
(Tim/Red)










