FaduliNews_Halmahera Tengah, 26 Juli 2025 — Suasana duka menyelimuti kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah setelah salah satu karyawan ditemukan dalam kondisi tergantung di area Smelter Q, tepatnya di samping Trafo Kontak Stap Daya. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu siang, 26 Juli 2025, sekitar pukul 12.58 WIT.
Korban diketahui bernama Ruslan, pria kelahiran Makassar, 20 September 1980, yang bekerja sebagai Operator Crane di Departemen BUFN PT. BUFN, salah satu subkontraktor di lingkungan PT IWIP.
Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, sebelum kejadian, CCTV merekam korban mengambil sling dari unit crane miliknya sekitar pukul 12.40 WIT. Tak lama berselang, ia berjalan menuju samping Trafo Kontak dan diduga melakukan aksi gantung diri.
Saksi pertama, Huang Xinfeng, seorang karyawan asing yang menjabat sebagai Safety Officer di Departemen Equipment PT IWIP, bersama Arba Umagap, Operator Loader di BUFN, menyaksikan korban dalam keadaan tergantung. Keduanya segera meminta pertolongan rekan-rekan di sekitar lokasi.
Korban berhasil diturunkan dan saat itu masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan (kejang-kejang). Ia langsung dilarikan ke Klinik PT IWIP untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah pemeriksaan oleh tim dokter, korban dinyatakan meninggal dunia.
Tindakan Cepat dari Pihak Kepolisian
Menanggapi laporan tersebut, jajaran kepolisian dari Polres Halmahera Tengah segera turun ke lokasi kejadian, mengamankan area TKP, serta melaksanakan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP).
Selain itu, keterangan dari para saksi telah diambil, dan laporan awal telah diteruskan kepada pimpinan Polres dan Polda Maluku Utara.
Kasat Intelkam Polres Halteng menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendalaman atas motif kejadian, termasuk menelusuri latar belakang dan kondisi psikologis korban sebelum peristiwa terjadi.
PT IWIP Belum Mengeluarkan Pernyataan Resmi Hingga berita ini diturunkan, pihak PT IWIP maupun BUFN belum memberikan keterangan resmi kepada media terkait peristiwa tersebut. Publik dan rekan kerja korban menantikan kejelasan dan penanganan serius atas kejadian memilukan ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan dan perlindungan kesehatan mental di lingkungan kerja, terutama di kawasan industri padat tekanan seperti kawasan Weda Bay.
Redaksi FaduliNews turut berduka cita atas meninggalnya saudara Ruslan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.(**)












