Dua Kebakaran Terjadi Sehari, Pemkot Ternate Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Spread the love

Bantuan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, mewakili Wali Kota, didampingi Kepala BPBD Kota Ternate Ferry Handany Welley serta Wakil Ketua I Baznas Kota Ternate H. Mu’min Arif, SH., MH, pada Senin (20/04/2026).

Dalam keterangannya, Sekda menjelaskan bahwa dua peristiwa kebakaran terjadi dalam hari yang sama di lokasi berbeda.

“Peristiwa pertama terjadi di Kelurahan Akehuda sekitar pukul 07.00 WIT, kemudian disusul kejadian kedua di Kelurahan Kalumata. Berdasarkan laporan yang kami terima, terdapat korban jiwa dalam kejadian di Kalumata, di mana korban terjebak di dalam kamar saat kebakaran berlangsung,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses evakuasi sempat mengalami kendala akibat besarnya kobaran api, sehingga petugas pemadam kebakaran hanya dapat melakukan penyemprotan dari luar bangunan.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Ternate memberikan santunan kepada masing-masing keluarga korban sebesar Rp5 juta, serta bantuan tambahan dari Dinas Sosial dan BPBD.

Sekda juga menyoroti kondisi korban di Kelurahan Akehuda, khususnya seorang anak yang terdampak langsung dan kehilangan seluruh perlengkapan pribadinya.

“Ada seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan sedang mengikuti ujian. Karena seluruh pakaiannya terbakar, ia hanya sempat menyelamatkan diri dengan pakaian yang melekat di badan. Kami telah meminta pihak kelurahan segera mendata kebutuhannya, termasuk seragam dan alat tulis, agar bisa difasilitasi sehingga ia dapat kembali mengikuti ujian,” ungkapnya.

Saat ini, keluarga korban di Akehuda diketahui mengungsi di rumah kerabat terdekat sambil menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah. Sekda memastikan bahwa kebutuhan dasar warga terdampak akan terus diupayakan.

Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya mitigasi di tengah meningkatnya potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau. Ia juga mengingatkan bahwa salah satu rumah di Akehuda sebelumnya pernah mengalami kejadian serupa pada tahun yang sama.

“Ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi risiko, termasuk kemungkinan gangguan instalasi listrik atau penggunaan peralatan rumah tangga yang tidak aman,” tegasnya.

Sekda turut mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik sehari-hari.

“Kami mengajak seluruh warga memastikan peralatan seperti kompor maupun perangkat elektronik dalam kondisi aman setelah digunakan. Termasuk kebiasaan sederhana seperti mencabut charger telepon genggam setelah dipakai, karena ini sering menjadi pemicu kebakaran,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Ternate berharap, melalui langkah cepat dan kolaborasi berbagai pihak, dampak sosial dari musibah ini dapat diminimalkan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan bencana di lingkungan masing-masing.(faduli)