Faduli1.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Ny. Hj. Rahmawati Muhammad Sinen didampingi Ketua I TP-PKK Ny. Sumiati serta Ketua III TP-PKK Ny. Nuraen Ismail Dukomalamo mengikuti Pelatihan Penguatan Kapasitas UMKM Maluku Utara di Era Digital yang berlangsung di Ballroom Bela Hotel, Ternate, Senin (20/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Kapolda Maluku Utara, anggota TP-PKK Kota Tidore, serta para pelaku UMKM se-Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Sherly menegaskan bahwa pasar produk UMKM di wilayah kepulauan masih terbatas jika hanya mengandalkan penjualan konvensional. Karena itu, transformasi digital menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pemasaran.
“Dengan adanya pelatihan penjualan secara digital atau online, produk-produk lokal Maluku Utara tidak lagi terbatas secara geografis, tetapi bisa menjangkau pasar nasional,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penguatan UMKM tidak hanya pada aspek pemasaran, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Pelatihan ini menjadi langkah awal membangun ekosistem inkubator bisnis bagi UMKM Maluku Utara agar bisa naik kelas dan memiliki daya saing nasional,” tambahnya.
Sementara itu, usai mengikuti pelatihan, Ketua TP-PKK Kota Tidore Kepulauan, Rahmawati Muhammad Sinen, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi pelaku usaha, khususnya di Kota Tidore.
Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan pengetahuan praktis bagi pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.
“Ini saatnya pelaku UMKM go digital agar produk kita tidak hanya dikenal di Kota Tidore atau Maluku Utara, tetapi juga di seluruh Indonesia,” kata Rahmawati.
Rahmawati juga berharap pelatihan ini dapat menjadi awal pembinaan berkelanjutan bagi pelaku UMKM di Kota Tidore Kepulauan.
“Di sini kita belajar komunikasi bisnis, branding, digital marketing hingga strategi pengembangan usaha. Harapannya ini menjadi ruang pembinaan berkelanjutan bagi pelaku usaha lokal,” harapnya.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Founder SKENA Agency sekaligus content creator Iksan Bangsawan, praktisi digital marketing TikTok Ifatul Khasanah, serta Founder dan Creative Director PT Sanet Karya Nusantara yang juga asesor kompetensi desain fashion(id)
