Sejak awal, Dandim tampil apa adanya. Dengan senyum yang tak pernah lepas dan canda yang ringan, ia memperkenalkan diri kepada para wartawan. Kehadirannya diterima hangat; tak ada sekat antara aparat dan insan pers. Semua bercengkerama seperti sahabat lama yang lama tak berjumpa.
“Saya ingin kita saling dekat, saling terbuka. Wartawan bukan sekadar penyampai berita, tetapi mitra strategis dalam membangun daerah. Melalui teman-teman pers, pesan positif TNI bisa sampai ke masyarakat luas,” ujar Letkol Inf Bang Wahyu.
Agenda Balap Sepeda Nasional di Tidore
Meski dikemas santai, ngopi bareng ini juga menjadi ruang berbagi informasi penting. Dandim mengungkapkan bahwa pada 27 September 2025 mendatang, Kota Tidore akan menjadi tuan rumah balap sepeda nasional. Event ini bakal diikuti peserta dari berbagai daerah, mulai dari Manado, Gorontalo, Maluku Utara, hingga Maluku.
Sebanyak 23 atlet kategori elit/master 44 pembalap senior telah memastikan keikutsertaan. Kehadiran para pebalap dari luar daerah diyakini akan membawa warna baru bagi masyarakat Tidore. Tak hanya sekadar lomba, event ini diharapkan menjadi daya tarik wisata olahraga (sport tourism) yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.
“Balap sepeda ini bukan hanya milik panitia atau pemerintah, tetapi milik kita semua. Dengan dukungan masyarakat dan media, kita bisa menjadikannya sukses sekaligus memperkenalkan Tidore ke tingkat nasional,” tambah Dandim.
Wartawan dan TNI, Mitra untuk Rakyat
Pertemuan malam itu memperlihatkan bahwa komunikasi antara TNI dan pers bisa terjalin hangat, tanpa formalitas berlebihan. Diskusi ringan berubah menjadi jembatan untuk menyatukan visi: bagaimana TNI, pers, dan masyarakat bisa berjalan bersama menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan mengangkat nama Tidore.
Kehangatan suasana malam semakin menegaskan bahwa wartawan bukan hanya pengawas jalannya pembangunan, tetapi juga mitra strategis TNI dalam menyampaikan informasi yang benar, menepis isu-isu negatif, dan mendorong semangat kebersamaan.
Sejalan dengan Program Nasional
Momentum ngopi bareng ini juga menjadi bagian dari semangat mengawal program nasional Presiden Prabowo Subianto. Berbagai agenda strategis, mulai dari pembangunan pertahanan rakyat semesta, ketahanan pangan, hingga penguatan sport tourism, membutuhkan dukungan semua pihak: pemerintah daerah, aparat keamanan, media, dan tentu saja masyarakat.
Dandim menegaskan bahwa keberhasilan program nasional akan tercermin dari dukungan masyarakat di tingkat daerah. Event balap sepeda di Tidore adalah contoh nyata bagaimana olahraga bisa menjadi medium membangun persatuan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.
Ajakan untuk Masyarakat
Ngopi bareng ini kemudian ditutup dengan ajakan bersama: mari masyarakat Tidore mendukung penuh agenda balap sepeda nasional 27 September serta program-program positif lainnya. Dukungan masyarakat akan menjadi energi besar bagi Tidore untuk tampil sebagai kota yang aman, ramah, dan mampu bersaing di kancah nasional.
“TNI selalu bersama rakyat. Wartawan juga adalah bagian dari rakyat. Dengan semangat kebersamaan inilah kita bisa membangun Tidore yang lebih maju, damai, dan dikenal luas, sekaligus mendukung penuh visi besar Presiden Prabowo untuk Indonesia,” tutup Dandim dengan senyum lepasnya.
Wartawan Kota Tidore saat ngopi bareng bersama Dandim Tidore, Letkol Inf Bang Wahyu, dalam suasana akrab dan penuh canda, Sabtu malam Minggu (19/9/2025).
(Faduli)














