Sudah Dilaporkan, Tak Diperbaiki: Kabel PLN Renggut Nyawa Warga di Maba Utara

Spread the love

FADULI1.COM, HALMAHERA TIMUR –Innalillahi wa innailaihi rajiun. Sebuah insiden tragis terjadi di wilayah Trans SP 1, Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Faduli, korban diketahui merupakan seorang pemuda asal Sumatra yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang keliling, menjajakan aksesori jam tangan serta berbagai barang elektronik. Korban dikenal oleh warga setempat dengan panggilan Om Daeng, sementara identitas resminya hingga kini belum diketahui secara pasti.

banner 336x280

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban melintas di area sungai Trans SP 1, Kecamatan Maba Utara. Saat berada di sungai tersebut, korban diduga tidak sengaja menyenggol kabel listrik milik PLN yang melambai rendah di atas permukaan air. Informasi yang diperoleh menyebutkan, posisi kabel hanya sekitar 1 meter dari permukaan sungai, dalam kondisi terkelupas atau telanjang, serta masih dialiri arus listrik aktif.

Akibat sengatan listrik tersebut, korban langsung terjatuh dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Keterangan dari sejumlah warga setempat mengungkapkan bahwa kondisi kabel listrik yang membahayakan tersebut sebelumnya telah dilaporkan kepada pihak PLN Maba Utara. Namun, berdasarkan pengakuan warga, tidak ada tindakan perbaikan atau pengamanan yang dilakukan hingga akhirnya insiden fatal ini terjadi.

“Sudah lama kabel itu rendah dan berbahaya. Kami sudah sampaikan ke pihak PLN, tapi sampai kejadian ini tidak ada perbaikan,” ungkap salah satu warga kepada wartawan Faduli.

Usai kejadian, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Patlean untuk penanganan awal. Hingga berita ini diturunkan, korban masih berada di fasilitas kesehatan tersebut sambil menunggu proses lebih lanjut.

Kasus ini kini telah ditangani oleh Polres Halmahera Timur guna penyelidikan mendalam, termasuk menelusuri dugaan kelalaian serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan kabel listrik bertegangan tinggi di area publik tersebut.

Insiden ini memicu keprihatinan dan kemarahan warga setempat. Masyarakat mendesak agar pihak PLN Maba Utara, khususnya pimpinan unit setempat, dimintai pertanggungjawaban secara serius, mengingat dugaan laporan warga yang tidak ditindaklanjuti hingga berujung pada hilangnya nyawa manusia.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa kelalaian dalam pengelolaan infrastruktur kelistrikan bukan sekadar pelanggaran teknis, tetapi ancaman nyata bagi keselamatan warga, terlebih di wilayah yang sering dilalui masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.

Reporter : Ahmad Komarudin
Editor : Red/Faduli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *