FaduliNews_Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar yang juga menjabat sebagai Ketua Hiswana Migas Maluku Utara, mengeluarkan pernyataan tegas mengecam para oknum yang nekat membawa BBM subsidi melalui kapal ferry rute Bastiong–Sofifi. (Juma’at12/12/2025)
Ia menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat, baik dari sisi keselamatan pelayaran maupun dari aspek tata niaga BBM bersubsidi.
“Kami mengecam keras aksi para oknum yang membawa BBM subsidi lewat kapal ferry. Ini tindakan yang sangat membahayakan dan jelas-jelas merampas hak masyarakat Kota Ternate,” tegas Nasri Abubakar
Kapal Ferry Tidak Boleh Mengangkut BBM,Nasri Abubakar menegaskan bahwa kapal ferry merupakan transportasi umum penumpang dan kendaraan, bukan sarana angkutan bahan bakar.
Pengangkutan BBM—bahkan satu jeriken pun—melalui ferry dilarang keras.dalam temuan wartawan dan aparat, BBM subsidi tersebut dimuat menggunakan mobil box, kemudian dinaikkan ke atas kapal ferry untuk dibawa keluar Kota Ternate.
“Penggunaan mobil box untuk mengangkut minyak tanah lalu dinaikkan ke ferry adalah praktik ilegal. Ini sangat membahayakan keselamatan ratusan penumpang di atas kapal,” ujarnya.
Apresiasi Setinggi-Tingginya untuk Polda Maluku Utara,dalam kesempatan yang sama,kepada wartawan faduliNews Wakil Wali Kota memberikan apresiasi yang tinggi kepada:Polda Maluku Utara,Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus,Dipimpin Kompol Agus beserta jajarannya,yang saat ini sedang menangani dan menyelidiki kasus tersebut secara serius.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Maluku Utara, khususnya Subdit IV dan Kompol Agus. Mereka bekerja cepat dan tegas dalam mengamankan barang bukti serta menangani kasus ini,” kata Nasri Abubakar
Dampak pada Kota Ternate,Ia menjelaskan bahwa tindakan membawa keluar BBM subsidi untuk masyarakat kota Ternate dapat menyebabkan kelangkaan di wilayah Kota Ternate karena alokasi yang seharusnya untuk warga justru dibawa ke daerah lain.
“Kalau subsidi untuk warga Ternate dibawa keluar wilayah, otomatis akan berdampak kekurangan di kota ini. Ini tindakan yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.
Ajak Masyarakat untuk Jadi Pengawas utama.Nasri Abubakar menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
“Masyarakat adalah pemilik hak subsidi, maka masyarakat pula yg di harapakan untuk menjadi pengawas utama. Jangan ikut menjadi pelaku, tetapi jadilah penjaga atau pengawas agar hak itu tidak disalahgunakan,” tegasnya.
(Tim/Red)
