FaduliNews,Halsel — Di tengah dinamika persiapan Musyawarah Daerah DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Selatan, satu nama mencuri perhatian publik. Aisyah Damrah Kamarullah, atau akrab disapa Echa, kini muncul sebagai calon terkuat untuk memimpin organisasi pemuda terbesar di daerah ini. juma’at/15/08/2025
Dikenal sebagai wartawan senior yang aktif di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Echa punya reputasi unik: mampu merangkul semua kalangan. Dari aktivis kampus, pemuda desa, tokoh adat, hingga pejabat pemerintah, semua mengenal sosoknya sebagai pribadi yang ramah, komunikatif, dan selalu membuka ruang dialog.
Tagline kampanyenya, “Program Sekarang, Besok Kerja”, mencerminkan gaya kepemimpinannya yang cepat tanggap dan berorientasi pada aksi nyata. Tidak hanya mengandalkan visi di atas kertas, Echa sudah memetakan langkah konkret untuk membuat KNPI Halsel menjadi organisasi yang hidup, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pemuda.
Visi dan Misi yang Membumi
Visi Echa adalah menjadikan KNPI sebagai wadah pemuda yang kritis, kreatif, dan kolaboratif dalam membangun daerah, dengan menjunjung tinggi integritas, keadilan, dan kesetaraan gender.
Enam misinya disusun dengan sentuhan praktis:
1.Mendorong literasi media untuk melawan hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian.
2.Membuka ruang aspirasi inklusif agar semua suara pemuda, termasuk kelompok marjinal, dapat terwakili.
3.Mengembangkan pelatihan jurnalistik dan komunikasi publik bagi generasi muda.
4.Membangun kolaborasi lintas organisasi, media, dan pemerintah daerah.
5.Memperkuat peran perempuan dalam kepemimpinan organisasi kepemudaan.
6.Menegakkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program KNPI.
“Saya ingin KNPI bukan hanya menjadi nama besar, tapi benar-benar menjadi rumah bersama. Di sini kita saling merangkul, bukan memisahkan,” ujar Echa penuh semangat.
Kiprah Sebagai Jurnalis yang Dekat dengan Rakyat
Selama bertahun-tahun menjadi wartawan, Echa tidak hanya memberitakan peristiwa, tetapi juga menghadirkan solusi. Ia terbiasa mendengar keluh kesah masyarakat di desa-desa, memahami tantangan pemuda di pesisir, hingga menjembatani aspirasi mereka kepada pemerintah.
Kedekatan ini menjadi modal besar baginya untuk memimpin KNPI Halsel. Banyak pemuda menilai, Echa adalah sosok yang tidak elitis dan mau turun langsung mendengar suara rakyat.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Menjelang pemilihan, dukungan terhadap Echa datang dari berbagai penjuru. Tokoh masyarakat, aktivis muda, hingga rekan-rekan jurnalis melihat dirinya sebagai figur yang mampu menyatukan elemen pemuda di Halsel yang selama ini sering terbelah oleh kepentingan kelompok.
“Bersama kita bisa. Mari kita jadikan KNPI sebagai ruang karya, ruang bersuara, dan ruang masa depan pemuda Halsel. Ini bukan sekadar tentang saya, ini tentang kita semua,” tegasnya.
Dengan kombinasi pengalaman, integritas, dan kemampuan merangkul lintas kalangan, Echa diyakini bukan hanya akan menjadi Ketua KNPI Halsel, tetapi juga motor penggerak kemajuan pemuda di kabupaten ini.
#OMFADULI
