Pengembangan Sisi Darat Pelabuhan Soasio Dianggarkan Rp15 Miliar pada 2027

Spread the love
Faduli.com – Tidore Kepulauan-(jumaat/12/06/2026) ,Pemerintah pusat melalui Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Soasio terus mendorong pengembangan infrastruktur Pelabuhan Soasio guna meningkatkan pelayanan transportasi laut dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Tidore Kepulauan.

Plt Syahbandar UPP Soasio menjelaskan, pada tahun 2027 telah direncanakan sejumlah pekerjaan pengembangan dari sisi darat Pelabuhan Soasio dengan total anggaran sekitar Rp15 miliar.

Pengembangan tersebut meliputi pembangunan dan rehabilitasi sejumlah fasilitas penunjang, di antaranya terminal penumpang, mushola, Pos Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), kantin, toilet umum, workshop atau bengkel alat berat, serta pembangunan akses jalan baru di depan Toko Indra Wati.

“Untuk tahun 2027, pengembangan sisi darat Pelabuhan Soasio mencakup terminal penumpang, mushola, Pos TKBM, kantin, toilet umum, workshop alat berat, dan akses jalan baru di depan Toko Indra Wati. Anggarannya sekitar Rp15 miliar,” jelasnya.

Selain pengembangan fasilitas darat, pemerintah juga merencanakan kegiatan perbaikan struktur Dermaga Pelabuhan Gita yang berada di bawah wilayah kerja UPP Soasio.

“Yang direncanakan di Pelabuhan Gita bukan pergantian lantai dermaga, tetapi perbaikan struktur dermaga untuk meningkatkan keamanan dan pelayanan pelabuhan,” tambahnya.

Terkait pengembangan pelabuhan di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan yang berada di bawah koordinasi UPP Soasio, Plt Syahbandar menjelaskan bahwa saat ini masih berada pada tahap penyusunan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan.

“Pelabuhan yang berada di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan masih dalam tahapan studi kelayakan. Jadi belum masuk pada tahap pembangunan maupun penetapan lokasi,” katanya.

Sementara itu, menanggapi isu adanya penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru di lingkungan UPP Soasio, pihaknya menegaskan bahwa tidak ada penerimaan pegawai baru sebagaimana yang beredar di masyarakat.

Menurutnya, pegawai yang saat ini bertugas merupakan personel yang telah memiliki status kepegawaian sesuai ketentuan yang berlaku dan bukan hasil rekrutmen baru.

“Kami tegaskan tidak ada penerimaan ASN baru di UPP Soasio sebagaimana isu yang berkembang,” tegasnya.

Dengan berbagai rencana pengembangan tersebut, Pelabuhan Soasio diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah kepulauan di Maluku Utara.(id)