Marak Miras Jalanan di Kalumpang, Sekkot Ternate Perintahkan Satpol PP Bertindak

Spread the love

Faduli1.com – Ternate,Maraknya penjualan minuman keras tradisional jenis cap tikus di kawasan lampu merah Kalumpang, Kota Ternate, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Aktivitas tersebut bahkan disebut-sebut berlangsung secara terbuka di Tepi jalan, meski umat Muslim tengah bersiap menyambut Bulan Suci Ramadan.

Sejumlah warga mengaku gelisah dengan kondisi tersebut. Pasalnya, penjualan miras diduga dilakukan secara bebas oleh sekelompok orang yang setiap hari terlihat berdiri maupun duduk di tepi jalan, menunggu pembeli datang.

“Sudah lama begitu. Mereka seperti santai saja, duduk di tepi jalan, tapi sebenarnya menunggu pembeli. Ini bikin resah, apalagi mau masuk Ramadan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan pantauan Faduli1.com di lokasi, beberapa orang terlihat berkumpul di sisi jalan kawasan lampu merah Kalumpang naik. Modus yang digunakan diduga dengan berpura-pura duduk santai, namun transaksi dilakukan secara terselubung ketika pembeli datang. Warga juga menyebut sebagian di antaranya merupakan ibu-ibu yang setiap hari mangkal di titik tersebut.

Publik pun mulai mempertanyakan ketegasan aparat penegak hukum. Muncul dugaan di tengah masyarakat bahwa aktivitas tersebut sulit diberantas jika tidak ada pihak yang membekingi.

“Kalau tidak ada bekingan, tidak mungkin mereka berani jualan setiap hari di tepi jalan seperti itu,” kata warga lainnya.

Masyarakat meminta Pemerintah Kota Ternate bersama aparat penegak hukum, dalam hal ini Satpol PP dan Kepolisian, segera mengambil langkah tegas. Warga juga menyoroti agar aparat tidak hanya fokus pada penutupan tempat hiburan malam atau pembubaran pesta, sementara sumber peredaran miras di tingkat jalanan justru terkesan dibiarkan.

Di sisi lain, Faduli1.com memperoleh informasi bahwa Sekretaris Kota Ternate, Rizal Marsaoly, telah menyampaikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera menindak tegas para penjual minuman keras yang beroperasi di kawasan tersebut.

Langkah tegas dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diharapkan mampu meredam keresahan masyarakat serta menjaga ketertiban umum menjelang Ramadan, demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Kota Ternate.

(Faduli)