Lautan Putih di Bumi Al-Mulk, Ribuan Warga Guyur Hujan Sambut Ramadhan 1447 H

Spread the love

Faduli1.comKota Ternate, Hujan yang mengguyur Kota Ternate, Minggu (15/02/2026) pagi, tak menyurutkan langkah ribuan warga. Dengan balutan busana muslim serba putih, masyarakat justru semakin khidmat mengikuti Pawai Akbar Menyambut Ramadhan 1447 H yang diinisiasi MUI dan Pemerintah Kota Ternate bersama berbagai organisasi Islam.

Kegiatan yang berlangsung di pusat Kota Ternate itu dilepas langsung oleh Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, ditandai dengan pengibaran bendera start dan disaksikan unsur Forkopimda serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, wali kota mengajak masyarakat menyambut bulan suci dengan penuh kegembiraan sekaligus menjaga ketertiban selama beribadah.

“Kami mengimbau agar selama menjalankan ibadah puasa, masyarakat dapat melaksanakannya dengan khusyuk, tertib, serta tetap menjaga situasi yang kondusif di wilayah Kota Ternate,” pesannya.

Peserta pawai terdiri dari ormas Islam, lembaga pendidikan, majelis taklim, perwakilan sekolah, BKM, remaja masjid hingga santri TPQ. Mereka memenuhi ruas jalan utama kota dengan atribut bernuansa Ramadhan.

Hujan Jadi Simbol Keberkahan

Di bawah payung dan jas hujan sederhana, barisan tetap rapi berjalan. Tema besar “Ramadhan Bersinergi, Ternate Diberkati” menggema di sepanjang rute.

Dr. Laode Ilman yang memimpin barisan terdepan menilai turunnya hujan sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan suci.

“Mendung dan hujan ini adalah cara Allah menyambut kita. Kebersamaan warga di bawah guyuran hujan ini adalah bukti nyata sinergi luar biasa,” ujar Dr. Laode Ilman, Kadep Yanmat DPW Hidayatullah Maluku Utara.

Menurutnya, kondisi alam justru menguatkan pesan bahwa Ramadhan adalah momentum mempererat ukhuwah.

Gema Takbir dan Kepedulian Warga

Sepanjang rute pawai, takbir dan shalawat terus menggema. Warga yang berdiri di pinggir jalan ikut menyambut dengan antusias, bahkan sebagian membagikan minuman gratis kepada peserta.

Abdullah, salah seorang warga, mengaku merasakan ketenangan batin saat menyaksikan pawai tersebut.

“Melihat keramaian ini hati terasa sejuk. Rasanya siap memasuki bulan puasa dan semoga ibadah nanti lebih khusyuk,” tuturnya.

 

Doa Bersama untuk Ternate

Pawai berakhir di pusat kota dengan doa bersama. Ribuan tangan menengadah memohon Ramadhan membawa perubahan dan keberkahan bagi daerah.

Inisiatif Hidayatullah dinilai menjadi fondasi penting bagi masyarakat: menyambut Ramadhan dimulai dari kebersihan tempat sujud, diperkuat sinergi langkah, lalu disempurnakan doa.

Kini Ternate bersiap memasuki bulan suci. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat berharap kota ini benar-benar menjadi negeri yang diberkati.

Reporter : ahmad

Editor : Faduli1.com