Faduli1.com – Halmahera Tengah Jagat media sosial di Maluku Utara tengah ramai membicarakan dugaan kasus pengeroyokan terhadap seorang pemuda asal Kota Ternate yang terjadi di Kabupaten Halmahera Tengah.(sabtu/28/03/2026)
Informasi yang beredar luas di sejumlah grup Facebook, termasuk grup Info Loker PT IWIP Terbaru, menyebutkan bahwa korban diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal (OTK) saat pulang kerja pada dini hari.
Berdasarkan sejumlah unggahan warganet, kejadian tersebut disebut terjadi pada 26 Maret 2026 sekitar pukul 03.30 WIT di wilayah tanjakan 2 Jari arah KM 10, Weda.
Salah satu akun Facebook menuliskan kronologi awal kejadian. Dalam komentarnya disebutkan bahwa korban sempat dihentikan oleh dua orang di jalan, kemudian beberapa orang lainnya keluar dari area gelap dan langsung melakukan pengeroyokan.
“Dia pulang kerja jam setengah 4 subuh. Ada dua orang tahan dia di tanjakan 2 Jari arah KM 10, terus langsung keroyok. Ada empat orang lagi keluar dari gelap langsung ikut keroyok,” tulis salah satu pengguna Facebook.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala. Dari informasi yang beredar, korban disebut telah dirujuk untuk mendapatkan perawatan medis di Ternate.
Rekan Korban Desak Polisi Bertindak Cepat
Kasus ini memicu reaksi keras dari rekan-rekan korban dan warga yang berasal dari Ternate. Mereka mendesak pihak Polres Halmahera Tengah agar segera mengungkap dan menangkap para pelaku pengeroyokan tersebut.
Dalam sebuah unggahan yang beredar di Facebook, kelompok yang mengatasnamakan Ikatan Keluarga Besar Ternate di Halteng bahkan mengajak warga untuk berkumpul di depan Polsek Weda guna membahas langkah selanjutnya.
Dalam unggahan tersebut, mereka menyampaikan dua tuntutan utama:
Mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku pengeroyokan.
Jika tidak ada perkembangan, warga mengancam akan melakukan aksi pemboikotan di sejumlah titik pelabuhan yang melayani rute menuju Ternate.
Warganet Ikut Bereaksi
Sejumlah komentar dari pengguna Facebook juga menunjukkan keprihatinan sekaligus desakan agar pelaku segera ditangkap.
Beberapa di antaranya menuliskan:
“Kasihan sekali korban, semoga cepat sembuh dan pelaku segera ditemukan.”
“Desak Polsek agar segera tangkap pelaku itu.”
“Jangan blok jalan dulu, tapi pelaku harus cepat ditangkap.”
Selain itu, sebagian warganet juga meminta agar masyarakat menunggu langkah resmi dari aparat keamanan agar situasi tidak semakin memanas.
Ancaman Aksi di Pelabuhan
Dalam pertemuan yang disebut berlangsung di depan Polsek Weda, sejumlah warga juga membahas rencana aksi jika kasus ini tidak segera ditangani.
Salah satu poin yang ramai dibicarakan adalah kemungkinan aksi pemboikotan aktivitas pelabuhan yang melayani rute Ternate, seperti jalur feri menuju Bastiong dan beberapa titik pelabuhan lainnya.
Namun hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.
Polisi Diharapkan Segera Bertindak
Kasus dugaan pengeroyokan ini kini menjadi perhatian luas masyarakat Maluku Utara, terutama di kalangan pekerja dan warga yang beraktivitas di kawasan industri Halmahera Tengah.
Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan konflik antar kelompok.
Faduli1.com masih berupaya mengonfirmasi pihak Polres Halmahera Tengah terkait kejadian tersebut.
#FaduliPeduli
#Redaksi
