Jakarta – Presiden terpilih Prabowo Subianto resmi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebagai Ketua Satuan Tugas Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2025 yang diteken pada 2 Mei 2025.
Pembentukan Satgas ini merupakan bagian dari agenda strategis pemerintahan baru untuk mendorong pemerataan ekonomi dan pembangunan desa. Pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.
“Ini adalah upaya konkret membangun kemandirian ekonomi dari desa. Koperasi harus menjadi pusat ekonomi rakyat,” ujar Zulkifli Hasan dalam konferensi pers usai penunjukan.
Misi Besar dan Struktur Kepemimpinan
Satgas Nasional ini memiliki mandat luas, mulai dari merumuskan kebijakan dan regulasi, melakukan pemetaan potensi desa, hingga memastikan pendampingan usaha koperasi. Rencana bisnis koperasi pun mencakup pengadaan sembako, simpan pinjam, klinik dan apotek desa, hingga sistem logistik desa.
Struktur kepemimpinan Satgas turut diperkuat dengan Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi sebagai Wakil Ketua I dan Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian.
Tak hanya tingkat nasional, Satgas juga dibentuk di level provinsi dan kabupaten/kota untuk memastikan implementasi program berjalan hingga ke lapisan terbawah.
Optimisme dan Tantangan
Peluncuran nasional Koperasi Merah Putih ditargetkan pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Zulhas menyatakan keyakinannya bahwa koperasi ini mampu memutus ketergantungan petani dan nelayan terhadap tengkulak serta menekan rantai distribusi.
“Dengan koperasi, harga lebih adil, distribusi lebih pendek, dan keuntungan lebih besar kembali ke rakyat,” katanya.
Namun sejumlah pengamat mengingatkan perlunya pengawasan ketat dan pendampingan yang berkelanjutan agar koperasi tak hanya menjadi proyek simbolik, tapi benar-benar berfungsi secara profesional dan transparan.
Catatan Redaksi
Langkah Presiden Prabowo menunjuk figur berpengalaman seperti Zulhas menunjukkan keseriusan dalam membenahi ekonomi desa. Meski demikian, kesuksesan program ini sangat bergantung pada implementasi di lapangan dan sinergi lintas kementerian serta pemerintah daerah.(*/Red)
Sumber : antaranews.com
Editor : Redaksi Fadulinews.com
