Faduli1.com – Halmahera Tengah Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pemuda asal Ternate yang terjadi di wilayah Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.(Senin/30/03/2026)
Kasat Reskrim Polres Halmahera Tengah, IPTU Suherlin, S.IP., M.H, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari korban dan saat ini kasus tersebut dalam tahap penyelidikan.
“Laporan korban sudah kami terima. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penganiayaan tersebut,” ujar Suherlin saat dikonfirmasi wartawan.
Penyelidikan Terkendala Minimnya Saksi
Suherlin mengungkapkan bahwa proses pengungkapan kasus masih menghadapi kendala karena tidak adanya saksi di lokasi kejadian.
Meski demikian, penyidik terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan bukti dan menelusuri berbagai informasi yang berkembang, termasuk berdasarkan keterangan korban.
“Untuk sementara belum ada saksi di lokasi kejadian, namun kami tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku,” katanya.
Polisi Dalami Informasi yang Beredar
Kasus ini sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, kepolisian menyatakan tetap fokus pada proses hukum dan mengedepankan asas kehati-hatian dalam penanganan perkara.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta tidak mengambil tindakan di luar hukum.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian,” ujar Suherlin.
Korban Telah Mendapat Penanganan Medis
Sementara itu, korban dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis atas luka yang dialaminya. Hingga kini, kondisi korban terus dipantau oleh pihak terkait.
Polres Halmahera Tengah menegaskan akan terus mengusut kasus ini hingga pelaku berhasil diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Faduli1.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini.(*)
