Faduli1.com – Tidore. Pembangunan Mess Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan resmi dimulai. Proyek yang bersumber dari APBD Kota Tidore Kepulauan Tahun Anggaran 2026 tersebut kini telah memasuki tahap pekerjaan awal di lapangan.
Berdasarkan pantauan wartawan Faduli1.com, aktivitas pembangunan sudah terlihat dengan pengerjaan pondasi menggunakan alat berat, pemasangan besi tulangan, serta penyiapan material konstruksi di lokasi proyek.
Sesuai papan informasi proyek, pembangunan Mess Kejaksaan memiliki nilai kontrak sebesar Rp4.763.765.000 dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender. Kontrak pekerjaan ditandatangani pada 30 Juni 2026.
Meski nama perusahaan pelaksana berbeda, proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh Bos Ama, seorang kontraktor asal Kelurahan Toloa, yang dikenal memiliki pengalaman menangani sejumlah proyek pemerintah, termasuk pekerjaan di lingkungan Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan pada tahun-tahun sebelumnya.
Kepercayaan yang kembali diberikan untuk menangani pembangunan Mess Kejaksaan menjadi bukti bahwa kontraktor tersebut dinilai memiliki pengalaman dan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi.
Warga yang ditemui di sekitar lokasi berharap pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala sehingga selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
“Semoga pekerjaan ini berjalan dengan baik, mengutamakan kualitas bangunan, dan yang paling penting dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak,” ujar salah seorang warga.
Dengan progres pekerjaan yang telah dimulai, pembangunan Mess Kejaksaan diharapkan dapat menjadi fasilitas penunjang yang representatif bagi Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan pelayanan institusi penegak hukum di Kota Tidore Kepulauan.
Faduli1.com akan terus memantau perkembangan proyek tersebut hingga selesai sebagai bagian dari fungsi pengawasan publik terhadap pelaksanaan pembangunan yang dibiayai melalui APBD.(iD)
