FaduliNews — Suasana Pantai Kastela kota Ternate, Minggu (10/08/2025), berubah menjadi panggung kebersamaan yang penuh warna. Di tepi laut yang tenang dengan angin sepoi-sepoi, Keluarga Besar Marsaoly menggelar perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang dirangkaikan dengan arisan keluarga. Dari anak-anak, remaja, hingga para tetua keluarga, semua hadir membawa semangat dan tawa yang merebak di setiap sudut pantai.
Hadirnya Ibu Lisa Marsaoly, istri Wali Kota Ternate sekaligus Bendahara Umum Keluarga Besar Marsaoly, menjadi momen yang paling ditunggu. Dikenal sebagai figur hangat, rendah hati, dan selalu memotivasi keluarga untuk menjaga kekompakan, beliau menyambut setiap anggota keluarga yang datang, baik dari Pulau Moti, Halmahera, maupun berbagai penjuru Maluku Utara.
Sejak pagi, Ibu Lisa terlihat aktif memantau jalannya acara. Beliau tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, tetapi ikut berperan langsung dalam menghidupkan suasana. Saat berbagai lomba berlangsung—mulai dari tarik tambang, balap karung, hingga lomba anak-anak—sorak-sorai riuh terdengar di seluruh area pantai.
“Acara seperti ini penting, bukan hanya untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjaga tali silaturahmi kita semua. Keluarga Marsaoly tersebar di berbagai daerah, dan momen berkumpul seperti ini menjadi kesempatan berharga untuk saling mengenal, saling menguatkan, dan menjaga persaudaraan,” ujar Ibu Lisa.
Tradisi bakumpul atau makan bersama menjadi bagian paling dinantikan. Meja panjang sederhana di pinggir pantai dipenuhi hidangan khas—ikan fufu dan sambal kacang segar, kasbi kuning koboro, sambal colo-colo, hingga pisang rebus—dinikmati sambil duduk di tepi pantai. Ibu Lisa tampak berbaur bersama semua anggota keluarga, membagikan senyum, dan bercanda dengan anak-anak.
Puncak kemeriahan terjadi saat pembagian hadiah lomba dan doprais. Sorak-sorai pecah ketika panitia mengumumkan salah satu pemenang utama: Keluarga Besar Marsaoly dari Rum yang dipimpin Kahar Marsaoly. Mereka berhasil membawa pulang doprais istimewa berupa satu unit kulkas dan jam dinding, disambut tepuk tangan meriah seluruh keluarga.
“Hadiah ini bukan hanya soal barangnya, tapi kenang-kenangan berharga yang akan mengingatkan kami pada momen kebersamaan hari ini,” ujar Kahar Marsaoly.
Bagi keluarga dari Rum, kemenangan ini melengkapi kebahagiaan di tengah suasana penuh tawa, canda, dan semangat kemerdekaan. “Yang terpenting adalah kita semua bisa berkumpul, saling mendukung, dan mempererat tali persaudaraan,” tambahnya.
Perayaan ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan bisa menjadi energi besar, bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga sebagai bentuk cinta terhadap tanah air. Bagi Keluarga Besar Marsaoly, kehadiran Ibu Lisa Marsaoly dan Rizal Marsaoly adalah teladan nyata bagaimana peran seorang pemimpin keluarga mampu menyatukan banyak hati dalam satu ikatan yang kuat.
FaduliNews
