Jabatan Bukan Alasan Menutup Diri, Dirlantas Polda Malut Disorot Soal Komunikasi Publik

Spread the love

Faduli1.com – Di tengah euforia Piala Dunia yang memicu konvoi dan pawai kemenangan para pendukung berbagai negara, masyarakat Maluku Utara justru dihadapkan pada kenyataan pahit. Dalam beberapa pekan terakhir, media sosial Facebook maupun grup WhatsApp dipenuhi informasi mengenai kecelakaan lalu lintas yang terjadi di berbagai kabupaten dan kota, bahkan tidak sedikit yang merenggut korban jiwa.

Ironisnya, di tengah meningkatnya angka kecelakaan tersebut, publik nyaris tidak mendengar adanya imbauan maupun pernyataan resmi dari Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku Utara yang secara khusus mengingatkan masyarakat akan bahaya konvoi dan pawai kemenangan di jalan raya.

Padahal, sebagai pejabat yang memimpin fungsi lalu lintas di wilayah Maluku Utara, Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara memiliki tanggung jawab besar untuk membangun komunikasi publik yang aktif, memberikan edukasi, serta mengingatkan masyarakat agar keselamatan tetap menjadi prioritas di tengah euforia sepak bola.

Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku Utara sebelumnya diketahui menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia. Momentum tersebut dinilai seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, khususnya terkait bahaya konvoi maupun pawai kemenangan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Faduli1.com menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti nobar bukan sekadar menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga dapat dijadikan sarana edukasi. Imbauan kepada seluruh pendukung negara peserta Piala Dunia agar tidak melakukan konvoi secara ugal-ugalan, tidak menggunakan knalpot bising, tidak mengonsumsi minuman beralkohol saat berkendara, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas diyakini dapat menjadi langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan.

Keselamatan masyarakat semestinya menjadi prioritas utama. Tugas kepolisian di bidang lalu lintas bukan hanya melakukan penindakan setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga melakukan pencegahan melalui edukasi dan komunikasi yang efektif kepada masyarakat.

Wartawan Faduli1.com telah dua kali berupaya meminta konfirmasi kepada Kombespol Doni selaku Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara terkait langkah-langkah yang dilakukan dalam menyikapi meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di Maluku Utara.

Upaya terakhir dilakukan usai pelaksanaan salat di Masjid Muhajirin Mapolda Maluku Utara. Saat itu, wartawan mencoba meminta waktu sekitar dua hingga tiga menit untuk memperoleh tanggapan mengenai meningkatnya angka kecelakaan yang diduga berkaitan dengan konvoi kemenangan. Namun, Direktur Lalu Lintas menyampaikan bahwa dirinya akan mengikuti rapat sehingga wawancara tidak dapat dilakukan.

Bagi Faduli1.com, persoalan ini bukan sekadar soal ada atau tidaknya waktu untuk diwawancarai. Yang dipertanyakan adalah komitmen membangun komunikasi dengan publik terkait persoalan yang menyangkut keselamatan dan nyawa masyarakat.

Jabatan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menutup ruang komunikasi. Wartawan merupakan mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi, edukasi, serta menjadi jembatan antara institusi dan masyarakat. Keterbukaan terhadap media merupakan bagian dari pelayanan publik yang profesional.

Presiden Prabowo Subianto maupun Kapolri telah berulang kali menegaskan pentingnya pelayanan publik yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Semangat Polri Presisi juga menekankan transparansi, akuntabilitas, dan komunikasi yang baik sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.

Ketika angka kecelakaan meningkat dan korban terus berjatuhan, masyarakat membutuhkan kehadiran pemimpin yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga hadir memberikan edukasi, imbauan, dan kepastian bahwa keselamatan warga menjadi perhatian utama.

Setiap kecelakaan bukan sekadar angka statistik. Di balik setiap peristiwa ada keluarga yang kehilangan, ada masa depan yang terhenti, dan ada duka yang tidak bisa diukur dengan apa pun.

Hingga berita ini diterbitkan, Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara belum memberikan tanggapan resmi kepada Faduli1.com terkait meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas selama momentum euforia Piala Dunia di berbagai wilayah Maluku Utara.

(FaduliPeduli)