FaduliNews, Tidore – Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai organisasi perempuan memiliki kewajiban moral dan strategis untuk membawa perubahan positif bagi anggotanya. Tujuan utama pendirian DWP adalah meningkatkan kualitas sumber daya anggota keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan nasional.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, dalam sambutannya pada Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan Tahun 2025, yang berlangsung khidmat di Pendopo Arena Budaya Open Space, Selasa (16/12/2025).
Menurut Ahmad Laiman, DWP telah menjadi wadah penting bagi kaum perempuan untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi atas peran dan kontribusi DWP dalam mendukung kemajuan Kota Tidore Kepulauan.
“DWP telah menjadi ruang aktualisasi perempuan yang produktif dan berdaya. Terima kasih atas kontribusi DWP dalam mendukung pembangunan daerah. Ke depan, diperlukan kekompakan yang solid, baik pengurus maupun anggota, agar DWP semakin maju dan menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi perempuan yang berperan strategis serta menjadi mitra pemerintah daerah,” ujar Ahmad Laiman.
Selain itu, Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan dan organisasi perempuan, untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Ia menekankan pentingnya peran aktif dalam berbagi pengetahuan mitigasi bencana sebagai bentuk ikhtiar bersama menghadapi dampak perubahan iklim.
“Ini adalah bentuk solidaritas kemanusiaan—saling menguatkan, saling peduli, dan saling menolong demi kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, sambutan Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Pusat yang dibacakan oleh Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan, Nurain Ismail Dukomalamo, menegaskan bahwa peringatan HUT DWP bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan penguatan peran strategis DWP dalam pembangunan bangsa.
Dengan mengusung tema “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”, Nurain menyampaikan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan teknologi, tetapi juga oleh kekuatan keluarga, pembentukan karakter generasi, serta ketangguhan perempuan.
“Peran kita sebagai istri, ibu, dan anggota organisasi bukanlah peran kecil. Dari tangan perempuanlah karakter bangsa ditempa. Dari rumah yang harmonis lahir generasi berintegritas, dan dari ibu yang cerdas serta berdaya tumbuh anak-anak yang siap bersaing secara global,” ungkap Nurain.
Ia menambahkan, selama 26 tahun perjalanan DWP telah membuktikan bahwa perempuan merupakan kekuatan besar dalam transformasi sosial. Melalui kerja sama, gotong royong, dan semangat melayani, DWP terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga Indonesia.
Nurain berharap momentum HUT ke-26 ini semakin memperkuat komitmen organisasi, memperluas manfaat bagi masyarakat, serta meningkatkan sinergi menuju Indonesia yang lebih maju.
Dalam laporan panitia, Ketua Panitia HUT ke-26 DWP Kota Tidore Kepulauan, Irma Daud, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HUT tahun ini meliputi edukasi kesehatan, penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu di empat kecamatan, santunan kepada anak penderita gizi buruk, serta bantuan dana sosial bagi korban bencana banjir di Aceh dan Sumatera.
Perayaan HUT DWP ditutup dengan sejumlah kegiatan simbolis, di antaranya penyajian Bira Boso oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, penyerahan piagam penghargaan perangkingan LPPK secara elektronik, penyerahan bantuan alat permainan edukatif untuk sekolah PAUD, serta santunan pendidikan kepada 10 siswa penerima.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Rahmawati Muhammad Sinen, Ketua I TP PKK Sumiyati Ahmad Laiman, para pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, anggota DWP, serta perwakilan TP PKK Kota Tidore Kepulauan.
(Faduli)
